Ratusan Warga Bijaepasu Dapat Pengobatan Gratis

Pengobatan gratis bagi warga (foto : Lius Salu)

Kefamenanu,zonanusantara.com,-Ratusan warga dari desa Bijaepasu, Kecamatan Miomaffo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat pengobatan gratis di aula kantor desa setempat, Sabtu (09/11/2019).

Pengobatan gratis ini digagas Yayasan Tangan Pengharapan melalui program Mobile Clinik (Klinik Berjalan) yang dilaksanakan tiga kali dalam seminggu

Pantauan wartawan, warga yang didominasi manula antusias dengan pelayanan pengobatan gratis tersebut. Mereka rela mengantri dengan membawa surat undangan yang dibagikan oleh pemerintah desa setempat.

Salah satu warga Maria Tefa, 70 datang dengan keluhan sakit pada mata dan sakit kepala. Biasanya dia menempuh 5 hingga 6 kilo meter untuk berobat ke Puskesmas.

“Kalau kambuh, saya diantar anak untuk berobat. Kali ini gratis dan tidak perlu jalan jauh,” imbuhnya.

Kepala desa Bijaepasu, Yeremias Kolo mengatakan, program pelayanan kesehatan gratis sangat baik dan sangat membantu masyarakat.

“Saya berharap kegiatan pengobatan ini rutin dilaksanakan sehingga masyarakat bisa mengetahui jenis penyakit yang mereka alami,” harapnya.

Koordinator Yayasan Tangan Pengharapan untuk Pulau Timor, Vivi Ukat mengatakan, kegiatan ini adalah kegiatan Mobile Clinik (klinik berjalan) dan dilaksanakan satu minggu tiga kali.

“Kita ingin membantu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan memudahkan masyarakat menjangkau pelayanan gratis. Artinya kita ingin melepaskan masyarakat dari kesehatan tanpa biaya,” ungkapnya.

Sementara itu anggota DPRD TTU dari Dapil 4 Kecamatan Miomaffo Tengah, Landelinus Kono Meta ketika dikonfirmasi mengenai program pelayanan kesehatan gratis ini, kepada wartawan meminta agar program kesehatan gratis bagi masyarakat ini ditingkatkan pelayanannya demi kebutuhan masyarakat terutama golongan menengah ke bawah.

“Setahu saya Yayasan ini sudah lama ada di Kabupaten TTU. Karena itu saya berharap program ini terus ditingkatkan pelayanannya terhadap masyarakat terutama golongan menengah ke bawah,” pintanya.

Anggota DPRD terpilih untuk periode 2019-2024 dari partai Gerindra ini mengatakan, akan mendampingi Yayasan Tangan Pengharapan dalam memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada warga dari Kecamatan Miomaffo Tengah.

“Saya yang akan dampingi yayasan ini untuk memberi pelayanan kesehatan di masyarakat terutama di kecamatan Miomaffo Tengah,” ujarnya.

“Minggu depan hari kamis di desa Tuabatan Induk, hari jumat di desa Akomi, Sabtu di desa Noenasi,”tambahnya.

Sementara itu, dokter Daniel Tambunan dokter yang memeriksa para pasien kepada wartawan mengatakan, kebanyakan pasien yang datang berobat pada kegiatan mobile clinik ini adalah pasien lansia dengan paling banyak mengalami hipertensi (darah tinggi) nyeri lutut, nyeri pinggang, batuk, pilek dan radang tenggorokan.

” Penyebab darah tinggi sampai saat ini tidak diketahui. Namun sebenarnya yang paling penting adalah Scereening (rutin periksa/cek tensi darah. Setiap orang harus periksa/cek tensi darahnya. Tidak hanya pada saat sakit. Tapi ini mungkin edukasinya kurang, pola hidup kurang atau sudah keturunan darah tinggi,”katanya menimpali pertanyaan wartawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here