Respon Cepat Dinas Sosial Bone Atas Tragedi Papua, Keluarga Korban KKB Dapat Santunan Rp15 Juta

eb771aa9 01bc 4636 95af d1f976c1a182 - Zonanusantara.com
Bantuan santunan dari Kementerian Sosial RI diserahkan secara simbolis oleh ahli waris Ibrahim, Kasmir dari Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, Drs. A. Mappangara, MM bertempat di Kantor Dinas Sosial pada Rabu, 10 Januari 2024.

BONE–Seorang warga Desa Cumpiga, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, bernama Ibrahim, menjadi korban pembunuhan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Menyikapi tragedi ini, Kementerian Sosial RI memberikan bantuan santunan sebesar Rp15 Juta kepada keluarga Ibrahim.

Bantuan santunan tersebut diterima secara simbolis oleh ahli waris Ibrahim, Kasmir oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, Drs. A. Mappangara, MM. Penyerahan santunan berlangsung di Kantor Dinas Sosial pada Rabu, 10 Januari 2024.

Read More

Ibrahim, seorang pendulang emas yang merantau ke Papua sejak tahun 2021, meninggal akibat serangan KKB pada tanggal 16 Oktober 2023. Evakuasi jenazah dilakukan pada tanggal 24 Oktober 2024 di Yakukmo, Papua. Kasmir, kakak dari almarhum, menyatakan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah.

“Adik saya Ibrahim pergi merantau di Papua untuk mencari nafkah sebagai pendulang emas karena persoalan ekonomi. Namun, naasnya, dia menjadi salah satu korban serangan KKB pada Oktober tahun lalu,” ujar Kasmir.

Baca Juga :  Aturan Pemasangan APK Ditegakkan, Banner Caleg di Pohon dan Tiang Listrik Ditertibkan Satpol PP

Keluarga Ibrahim, yang awalnya merantau bersamanya, harus pulang kampung setelah satu bulan karena menghadapi masalah kesehatan. Namun, Ibrahim tetap bertahan di Papua hingga tahun 2023. Kabar meninggalnya Ibrahim akibat serangan KKB sangat mengguncang keluarga.

“Sejak dia merantau tahun 2021, dia tidak pernah pulang. Dan dia meninggal di sana akibat serangan KKB. Kami sangat terpukul mendengar kabar tersebut,” tambah Kasmir.

Bantuan santunan dari Kementerian Sosial diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga Ibrahim dan menjadi bentuk dukungan moral dari pemerintah terhadap korban kejahatan di daerah konflik.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, Drs. A. Mappangara, MM, mengungkapkan langkah cepat yang diambil oleh pihaknya setelah menerima laporan mengenai musibah yang menimpa warga setempat. Dinas Sosial Kabupaten Bone segera mengusulkan agar warga yang terkena dampak menerima santuan dari pemerintah pusat.

“Hari ini, kita berhasil menyalurkan bantuan ini dengan jumlah total Rp15 juta langsung ke rekening ahli waris, yang telah ditransfer melalui Bank Mandiri,” ungkap Drs. A. Mappangara, MM.

Baca Juga :  Raih Juara Lomba Festival Video PMK se Sulsel, Bone Terima Penghargaan AISHSP

Mantan Kadispeka ini menegaskan bahwa nilai bantuan bukanlah pokok perhatian. “Saya berpesan kepada ahli waris agar tidak hanya melihat nilai materi, tetapi melihatnya sebagai bukti konkret bahwa pemerintah Kabupaten Bone, khususnya, peduli terhadap masyarakat yang terdampak bencana,” tambahnya.

Drs. A. Mappangara, MM, juga mengajak masyarakat Kabupaten Bone untuk lebih aktif melaporkan setiap musibah yang menimpa warga kepada pihak berwenang. “Kami berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bone, bila mengalami musibah ada korban jiwa, agar segera menyampaikan informasinya kepada kami. Ini penting agar kami dapat segera menindaklanjuti dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan,” tuturnya.

Ia juga mengimbau kepala desa sebagai ujung tombak di masyarakat untuk memfasilitasi warganya dalam melaporkan kejadian-kejadian tersebut. “Teman-teman para kepala desa diharapkan menjadi jembatan utama agar masyarakat dapat dengan mudah melaporkan korban bencana, baik itu bencana sosial maupun bencana alam di Kabupaten Bone,” pungkas Drs. A. Mappangara, MM.

Pemberian santunan ini diharapkan menjadi contoh nyata tentang komitmen pemerintah Kabupaten Bone dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga dapat mengurangi beban mereka di tengah-tengah musibah. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *