Reuni Tokoh Sulsel di Kedai 191, Tawa dan Nostalgia di Tengah Kenangan

435232fa 9e9b 4ea3 b0b9 6251db58e119 - Zonanusantara.com

BONE–Mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, terlihat asyik bercanda dengan mantan Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi, di Kedai 191, Jalan Sungai Citarum Watampone. Pertemuan hangat ini berlangsung pada Rabu, 26 Juni 2024, usai keduanya menghadiri pemakaman Andi Sultan Pawi di Kompleks Masjid Tua Almujahidin.

Di kedai yang terkenal dengan suasana khas dan minuman segar, Andi Sudirman dan Andi Fahsar kompak memilih Teh Tarik untuk dinikmati. Sambil menyeruput minuman favorit mereka, keduanya terlibat dalam percakapan yang akrab dan penuh keakraban.

Read More
Baca Juga :  Cara Menghindari Sakit Maag Akut dan Sakit Maag Kronis

Tidak hanya mereka berdua, pertemuan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lainnya seperti mantan Wakil Bupati Bone Ambo Dalle, mantan Sekda Bone Andi Surya Darma, Andi Promal Pawi, Andi Amar Ma’ruf, Rismono Sarlim, dan beberapa tokoh masyarakat lainnya. Seolah menjadi ajang reuni, suasana di Kedai 191 dipenuhi cerita pengalaman mereka, baik dalam pemerintahan, aksi sosial, hingga sedikit menyentuh ranah politik.

“Sepertinya ini adalah reuni tak resmi kita,” ungkap salah satu tokoh yang hadir, disambut tawa dan anggukan setuju dari yang lainnya. Obrolan pun mengalir, menciptakan suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan. Sesekali, tawa terlepas, menambah keakraban di antara mereka.

Baca Juga :  Jatah Vaksin Kabupaten Malang Kurang 1340 Vial

Namun, di tengah canda dan nostalgia, ada satu hal yang disayangkan oleh Andi Fahsar. “Sayangnya, kita tidak disuguhi menu andalan Kedai 191, jalangkote bundar,” ujarnya dengan senyum. Meski begitu, kehadiran Teh Tarik dan suasana hangat sudah cukup membuat pertemuan ini menjadi momen yang tak terlupakan.

Pertemuan ini menggambarkan betapa eratnya ikatan di antara para tokoh Sulawesi Selatan, yang meskipun telah selesai mengemban jabatan, tetap menjaga silaturahmi dan kebersamaan. Kedai 191, dengan suasana khasnya, menjadi saksi bisu pertemuan penuh kenangan ini. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *