
MALANG – Pemerintah Kecamatan Kalipare menggelar Focus Group Discussion (FGD). FGD kali ini mengusung tema “Sinergitas Pemerintahan dalam Menghadapi Pandemi Covid-19”.
FGD yang menghadirkan tiga narasumber dari anggota DPRD Kabupaten Malang kali ini melibatkan muspika setempat dan satgas Covid serta para tokoh masyarakat.
Tiga narasumber tersebut di antaranya dari komisi A dihadiri Moch Taufik, komisi C menghadirkan Amartamaza dan komisi D diwakili Alimurtado. FGD tersebut berlangsung di Kantor Camat Kalipare, Kabupaten Malang, Kamis (25/3/21) pagi.
Mengawali sambutannya, Camat Kalipare Gatot Yuda Setiawan, AP, MM menyampaikan, di wilayah Kalipare ada sembilan desa dengan 39 dusun dan 60 RW dengan jumlah RT 458.
Perihal perkembangan Covid-19 diwilayah setempat tersebut, Camat menjelaskan, sejumlah 36 terpapar, 35 sembuh satu meninggal.
“PPKM skala mikro wilayah Kalipare ini, masuk zona hijau, dari 458 RT yang kuning hanya dua, di antaranya Sukowolangun dan Banduarjo. Saat ini dalam pantauan satgas Covid,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Drg Bayu Angga yang sekaligus sebagai moderator di acara ini secara ringkas menerangkan, dengan bersinergi bisa menanggulangi secara maksimal dalam menanggulangi Covid 19.
Selain itu, ditempat yang sama, di depan 50 tamu undangan, Alimurtado dari komisi D juga menjelaskan, Pandemi ini masih ada, lebih hati-hati lebih waspada dalam memerangi virus corona.
“Dalam menanggulangi Covid. Pemerintah menfokuskan di vaksin. Jangan takut dan jangan mudah terprovokasi oleh masukan-masukan yang negatif. Dengan harapan faksin ini bisa menormalkan keadaan,” tegasnya.
Masih ditempat yang sama, Kapolsek Kalipare AKP Soleh Masudi juga menerangkan, meski anggarannya minim, PPKM mikro di Kecamatan Kalipare tersebut sudah terbentuk di setiap RT nya.
“Mari, para pejuang kesehatan ini tetap semangat dan ihlas, karena vaksin Covid-19 yang lebih mujarab adalah, melaksanakan proskes secara maksimal,” harap Kapolsek.
Prokes yang ia maksud yakni dengan melaksanakan 5 M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan menghindari mobilitas.






