Tingkatkan Kualitas Layanan Listrik, AAP Dalami Kinerja dan Tantangan PLN UPT3 Watampone

ad899d94 53d0 4051 bca9 9366ea62885b - Zonanusantara.com
Komisi IV DPR RI yang dipimpin oleh Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM melakukan kunjungan kerja di wilayah UPT3 Watampone Senin, 12 Februari 2024

BONE–Komisi IV DPR RI yang dipimpin oleh Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM melakukan kunjungan kerja yang bertujuan untuk mendalami kinerja serta tantangan yang dihadapi oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara) di wilayah UPT3 Watampone Senin, 12 Februari 2024. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan pemahaman terhadap dinamika penyediaan pasokan listrik di berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Andi Akmal Pasluddin, yang juga merupakan Anggota Banggar DPR, menyampaikan apresiasi atas dedikasi PLN dalam menyediakan pasokan listrik yang handal bagi masyarakat. Namun, ia juga menegaskan pentingnya penyelesaian cepat terhadap tantangan dan masalah yang dihadapi oleh PLN guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Read More

Kunjungan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat PLN UPT3 Watampone, antara lain Ridjal Abdul Rasyid selaku Manajer UPT3 Watampone yang membidangi area kerja di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo, serta A. Mallombassing sebagai Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran, dan Ruslan sebagai Asisten Manajer Keuangan dan Umum (KU). Para pejabat PLN ini menyambut baik kehadiran rombongan Komisi IV DPR RI dan menjalani serangkaian pertemuan serta diskusi terkait strategi dan inovasi yang diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan ketersediaan listrik di Watampone dan sekitarnya.

Baca Juga :  RI Bersiap Hidup Berdampingan dengan Covid, LaNyalla: Vaksinasi Harus Maksimal

Ridjal Abdul Rasyid, Manajer UPT3 Watampone, menyambut kunjungan tersebut dengan antusias dan menegaskan komitmen PLN untuk terus meningkatkan kualitas layanan listrik di wilayah tersebut.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memberikan masukan yang berharga bagi pembuat kebijakan dalam upaya meningkatkan pelayanan publik di sektor kelistrikan serta memastikan keberlanjutan pasokan energi listrik bagi masyarakat. Langkah-langkah strategis yang dihasilkan dari kunjungan ini diharapkan mampu mengatasi tantangan yang dihadapi oleh PLN serta meningkatkan kepuasan dan kesejahteraan masyarakat dalam akses terhadap listrik yang berkualitas.

A. Mallombassing Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran PLN, menyampaikan bahwa pemadaman listrik sering terjadi akibat gangguan yang disebabkan oleh pohon. Terdapat dua jenis pemadaman, yakni terencana dan tidak terencana. Pemadaman terencana biasanya disebabkan oleh jadwal pekerjaan yang telah direncanakan sebelumnya, sedangkan pemadaman tidak terencana seringkali disebabkan oleh pohon, hewan seperti kuskus, atau faktor lain seperti cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Level PPKM Surabaya Raya dan Jabodetabek Turun, LaNyalla Minta Masyarakat Tetap Disiplin

Pada saat ini, dengan kondisi musim angin kencang, pohon menjadi penyebab utama pemadaman listrik. PLN memiliki aturan jarak aman antara pohon dan jaringan listrik, termasuk jaringan tegangan rendah, tinggi, dan ekstra tinggi. Namun, banyak pohon yang tumbuh terlalu dekat dengan jaringan listrik, sehingga ketika terjadi pemadaman, proteksi otomatis PLN menyebabkan pemadaman listrik terlebih dahulu untuk mencegah kerusakan lebih lanjut akibat ranting yang jatuh ke jaringan.

Mallombassing mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu PLN dengan memberikan izin untuk pemangkasan pohon dan pembersihan jaringan. Di kota, PLN bekerja sama dengan Dinas terkait seperti BPBD untuk pemangkasan pohon, sementara di luar kota, mereka bekerja sama dengan Camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat. Kerjasama ini sangat penting untuk memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *