HomeBeritaTokoh Masyarakat dan Pengguna Jalan Keluhkan Proyek Pengurukan Tanah Wilayah Kalipare

Tokoh Masyarakat dan Pengguna Jalan Keluhkan Proyek Pengurukan Tanah Wilayah Kalipare

MALANG | Tokoh masyarakat dan pengguna jalan raya mengeluhkan proyek pengurukan tanah yang dikelola PT Jasa Tirta Energi. Proyek tersebut berlokasi di Dusun Kauman dan Sumbermaron Desa Kalipare.


Tokoh masyarakat Berinisial S ini merupakan Takmir Masjid Jami Nurul Iman Dusun Kauman RT 11, RW 06 yang berada di sebelah kegiatan pengurukan tanah.

Kepada awak media ini mengatakan, kegiatan proyek pengurukan tanah tersebut sangat mengotori halaman dan seluruh ruangan di dalam masjid.

“Ya Mas, setelah ada proyek ini, masjid kami nampak kotor sekali, dalam sehari saja, masjid harus disapu (dibersihkan) lima hingga enam kali,” ucap Takmir Masjid, (13/9/2021).

Parahnya lagi, lanjut Ia, dari pihak pengelola tidak ada pengertiannya sama sekali terhadap dampak yang disebabkan oleh pelaksanaan proyek pengurukan tanah tersebut terhadap Masjid Jami Nurul Iman ini.

“Ini Fasilitas umum Mas, Masjid lo, seyogyanya, dari pengelola ini ada kebijaksanaan dalam hal pengganti buat yang membersihkan masjid yang disebabkan adanya kegiatan proyek ini,” Pungkas sang Takmir Masjid.


Sementara itu, pegguna jalan yang setiap harinya berlalu lalang di jalan raya lokasi pengurukan tanah, saat di konfirmasi jurnalis ini juga menyampaikan keluhannya atas polusi udara yang di sebabkan adanya pekerjaan pengurukan tanah.

“Saya sangat terganggu sekali Mas, disamping jalanan sangat berdebu, kadang-kadang juga licin, soalnya lokasinya ini juga pas tikungan,” beber pengemudi motor yang enggan disebutkan namanya.

Terpisah, kordinator pengatur jalan saat di konfirmasi di rumahnya, dengan lantang mengatakan, keluhan masyarakat dan tokoh tersebut dianggapnya hal yang sudah biasa.

“Semua proyek pasti seperti itu Mas, saya sering di datangi tamu, tapi proyek tetap jalan,” ujar pak Bain seakan tak memperdulikan keluhan masyarakat dan Takmir Masjid.

Sementara itu, Safety Manager PT JTE Pak Hadi saat di temui awak media ini menyampaikan, terkait proyek pengurukan tanah tersebut, jangan melihat dari sisi negatifnya saja.

“Takmir Masjid disitu kan tidak cuma satu Mas, mereka tidak mempermasalahkannya, bahkan kami juga siap membantu memenuhi permintaan para Takmir Masjid perihal areal Masjid yang membutuhkan tanah urukan, dan sudah ada kesepakatan bersama,” pungkasnya.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


TERBARU