Unikama Siap Rebut Kepercayaan Publik

Rektor Unika, Dr Pieter Sahertian, Msi didampingi Pembantu Rektor I, Dr Sudi Dul Aji. Kedua petinggi Universitas Kanjuruhan Malang, (Unikama) Jawa Timur ini bertekad mengembalikan citra Unikama. Mereka pun menargetkan 2000 mahasiswa baru pada tahun ajaran 2019. Foto : Yosef

Malang, Zonanusantara.com – Konflik internal yang melanda Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) di Jln. S.Supriyadi, Kota Malang, Jawa Timur, menjadi pelajaran amat berat sekaligus sangat berharga.

Apalagi akibat peristiwa hukumnya membuat Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sempat memberikan penalti untuk tidak menerima mahasiswa baru. Larangan ini terjadi pada 2017.

Rektor Unikama, Dr Pieter Sahertian, MSi mengatakan sebelum sanksi dari Kementistekdikti telah dicabut Agustus 2018, penerimaan mahasiswa baru sempat mengalami penurunan hingga 700 mahasiswa. Nominal itu jauh lebih sedikit dibandingkan dengan masa sebelum ada larangan Kemenristekdikti. Jumlah mahasiswa baru mencapai 2500 orang.

Doktor Pieter bertekad ingin merebut hati publik dan mengembalikan citra Unikama. Beberapa langkah yang telah dilakukan, antara lain sosialisasi di sekolah-sekolah, mengikuti sejumlah pameran, melakukan komunikasi dengan para alumni dan melalui agen agen untuk membantu mempromosikan Unikama.

Konflik di Unikama dipicu dualisme kepemimpinan. Baik di tingkat yayasan maupun rektorat. Namun konflik tersebut kini diklaim telah mereda, dan situasi perlahan mulai kondusif. Untuk penerimaan mahasiswa baru, Rektor Unikama menargetkan 2.000 mahasiwa.

Pembantu Rektor I (PR I) Unikama, Dr Sudi Dul Aji, mengaku sudah ada calon mahasiswa yang telah mendaftar melalui gelombang 0 (nol) sebanyak 68 orang. Istilah gelombang 0 artinya calon mahasiswa yang mendaftar sebelum gelombang pertama dibuka awal April 2019.

Doktor Dul Aji menjelaskan, pendaftaran mahasiswa baru pada gelombang 0 diyakini sebagai hasil kerja keras yang dibangun melalui pameran dan presentasi di sekolah-sekolah. Bahkan, khusus yang berminat namun belum mendaftar, jumlahnya mencapai 3.500 orang. Bagi para peminat ini akan diproses pada akhir April 2019.

“Termasuk tujuh ratus orang yang mendaftar melalui jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK), sudah memasukkan berkas persyaratan,” kata dia.

PR I Unikama menargetkan pendaftaran gelombang reguler sekitar 1.500 mahasiswa. Jika terpenuhi, target sebanyak 2.000 mahasiwa baru bakal tercapai.

Kepala Humas Unikama, Retno Wulandari, MSA, Akt, ACPA menambahkan, Unikama akan membuka pendaftaran pada 1 April hingga 8 September 2019. Pendaftaran gelombang pertama akan buka awal April hingga 31 Mei 2019. Gelombang kedua 1 Juni hingga 31 Juli 2019. Gelombang ketiga 1 Agustus sampai dengan 8 September 2019.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here