BONE– Lapangan Merdeka Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berubah menjadi lautan manusia pada perhelatan Gerak Jalan Kerukunan dan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulsel pada Rabu, 07 Januari 2026. Puluhan ribu insan Kementerian Agama dari seluruh penjuru Sulawesi Selatan tumpah ruah, menyatukan langkah dalam harmoni kebersamaan.
Tak kurang dari 38 ribu peserta memadati pusat kota Watampone. Momentum bersejarah ini dilepas langsung oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar bersama Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., dan Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, MM menandai dimulainya Gerak Jalan Kerukunan yang diawali dengan defile kontingen kabupaten/kota se-Sulsel, perguruan tinggi keagamaan, serta lembaga-lembaga di bawah naungan Kementerian Agama.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulsel, Dr. H. Ali Yafid, S.Ag., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa HAB ke-80 tidak hanya diisi dengan gerak jalan dan Porseni, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan spiritual.
“Selain gerak jalan kerukunan, kita juga menggelar donor darah, berbagi dengan masyarakat kurang mampu, ziarah, malam ramah tamah, upacara, hingga donasi untuk Aceh dan Sumatera. Malam ini juga akan dilaksanakan dzikir bersama,” ungkapnya.
Ia menegaskan, HAB bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai moderasi beragama dan kepedulian sosial yang menjadi roh Kementerian Agama.
Sementara itu, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menteri Agama RI beserta seluruh tamu undangan dan peserta di Kabupaten Bone. Ia mengapresiasi kepercayaan menjadikan Bone sebagai pusat pelaksanaan HAB ke-80 tingkat Provinsi Sulsel.
“Terima kasih atas kehadiran Bapak Menteri Agama RI dan seluruh jajaran Kementerian Agama di Kabupaten Bone. Dipusatkannya kegiatan ini di Bone tentu memberikan dampak positif, khususnya dalam menggerakkan roda perekonomian daerah,” ujar Bupati.
Ia menyoroti keterlibatan UMKM Pra Sejahtera binaan pemerintah daerah yang turut meramaikan kawasan Lapangan Merdeka Watampone. UMKM tersebut selama ini rutin hadir dalam kegiatan car free day maupun momentum-momentum besar daerah.
Nuansa emosional terasa kental saat Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar menyampaikan sambutannya. Dengan penuh rasa bangga, ia mengungkapkan kecintaannya pada tanah kelahirannya.
“Bone selalu saya cintai. Kabupaten Bone adalah tanah kelahiran saya. Alhamdulillah, saya bisa hadir dan membersamai kita semua hari ini,” tuturnya disambut riuh tepuk tangan peserta.
Menag juga mengungkapkan bahwa malam sebelumnya ia bersama jajaran Kabinet Prabowo masih mengikuti rapat bersama Presiden. Ia bahkan sempat mengajak sesama putra Bone yang kini berada di kabinet, seperti Menteri Pertanian H. Andi Amran Sulaiman dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, untuk pulang kampung, meski rapat berlangsung hingga larut malam.
Dalam kesempatan itu, Menag turut menyampaikan kebanggaan atas capaian Menteri Pertanian RI yang mendapat apresiasi langsung dari Presiden RI karena berhasil mencatatkan surplus pangan nasional, bahkan melampaui target empat tahun yang berhasil dicapai lebih cepat. “Ini menjadi kebanggaan kita semua sebagai masyarakat Bone,” ujarnya.
Melalui momentum HAB ke-80, Menag mengajak seluruh masyarakat Bone untuk menjadi tuan rumah yang baik. “Hari ini Bone mencatat sejarah. Dan Bone selalu mencatat sejarah,” tegasnya.
Sebagai wujud kepedulian sosial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis Paket Cinta kepada lima penerima, di antaranya marbot masjid, petugas kebersihan, penyandang disabilitas, keluarga stunting, dan penerima rumah layak huni. Secara keseluruhan, terdapat 400 paket cinta yang disalurkan melalui kerja sama Baznas dan Pemerintah Kabupaten Bone.
Gerak Jalan Kerukunan dan Porseni HAB ke-80 pun menjadi lebih dari sekadar perayaan. Ia menjelma menjadi simbol persatuan, pengabdian, dan kecintaan pada tanah kelahiran—sebuah catatan sejarah yang kembali ditorehkan dari Bumi Arung Palakka.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone menjelaskan bahwa perayaan HAB ke-80 tidak hanya diisi dengan upacara bendera dan gerak Jalan Kerukunan, namun juga dirangkaikan dengan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni). Berbagai cabang olahraga seperti voli, sepak takraw, mini soccer, dan lari karung, serta cabang seni berupa lomba karaoke antar pejabat dan lomba tepuk sakinah yang dipusatkan di Kantor Kemenag Bone. (*)






