BONE–Perjalanan pengabdian seorang aparatur sipil negara kerap berliku, penuh tantangan, dan menuntut kesiapsiagaan dalam setiap amanah. Itulah yang kini dijalani Drs. Nursalam, M.Pd, sosok birokrat yang telah puluhan tahun mengabdikan diri di dunia pendidikan dan kini dipercaya menapaki babak baru pengabdian.
Pada Rabu, 31 Desember 2025, Nursalam resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Bone oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan karier Nursalam. Untuk pertama kalinya, ia menjalani mutasi jabatan ke luar dari lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, instansi yang telah membersamainya selama hampir dua dekade.
Mengawali karier sebagai guru di SMAN 4 Bone yang kini dikenal sebagai SMAN 13 Bone, Nursalam perlahan menapaki dunia birokrasi. Meski beralih dari profesi pendidik, keterikatannya dengan dunia pendidikan tak pernah terputus. Sejak dimutasi sebagai staf di Dinas Pendidikan Kabupaten Bone pada tahun 2006, kariernya terus mengalami peningkatan.
Berbagai jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Kepala Seksi, Kepala Bidang SMA, hingga akhirnya dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone. Kurang lebih 18 tahun, ia mengabdikan diri di dinas tersebut dengan dedikasi dan loyalitas tinggi.
Amanah baru sebagai Kabag Kesra Setda Bone menjadi instansi kedua yang dijalani Nursalam sepanjang karier ASN-nya. Meski mengakui ini sebagai dunia baru, ia optimistis pengalaman panjangnya di pemerintahan menjadi bekal berharga.
“Sebagai ASN, kita harus selalu siap ditempatkan di mana saja. Saya di Dinas Pendidikan sejak tahun 2006, kurang lebih 18 tahun. Dunia birokrasi pemerintahan bukan hal asing bagi saya,” ungkapnya kepada penulis.
Di mata rekan sejawat, Nursalam dikenal sebagai sosok visioner dan inovatif. Kemampuannya di bidang teknologi informasi telah melahirkan berbagai inovasi layanan pendidikan berbasis digital di Kabupaten Bone. Tak hanya unggul secara teknis, ia juga aktif dalam dunia organisasi.
Nursalam tercatat sebagai Wakil Ketua PGRI Kabupaten Bone serta aktif dalam kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI). Pengalaman organisasi inilah yang turut membentuk karakter kepemimpinannya yang kolaboratif dan humanis.
Kini, dengan amanah baru di Bagian Kesejahteraan Rakyat, Nursalam dihadapkan pada tantangan yang lebih luas mengelola program sosial, keagamaan, dan kesejahteraan masyarakat. Sebuah peran strategis yang menuntut kepekaan sosial sekaligus ketegasan birokrasi.
Dari ruang kelas hingga ruang kebijakan, dari dunia pendidikan menuju pelayanan kesejahteraan rakyat, Drs. Nursalam, M.Pd kembali membuktikan bahwa pengabdian sejati adalah kesiapan untuk terus belajar dan melayani, di mana pun amanah itu dititipkan. (*)






