Festival IKM Provinsi NTT di TTU Dinilai Wabup Kamillus Sebagai Bentuk Kepercayaan Daerah

Festival Ikm Provinsi Ntt Di Ttu Dinilai Wabup Kamillus Sebagai Bentuk Kepercayaan Daerah

KEFAMENANU, NTT – Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Kamillus Elu, menegaskan bahwa pelaksanaan Festival Industri Kecil Menengah (IKM) Provinsi NTT di Kabupaten TTU merupakan bentuk perhatian dan kepercayaan Pemerintah Provinsi NTT kepada daerah tersebut.

Menurutnya, momentum ini patut disyukuri karena menunjukkan bahwa TTU dianggap sebagai daerah dengan potensi berkembang.

“Pemerintah Kabupaten perlu bersyukur karena ada perhatian dari Provinsi. Kalau ada perhatian berarti ada sesuatu yang istimewa di TTU, dan itu soal TRUST (kepercayaan) pada pemimpin yang melayani,” ujar Wabup Kamillus usai menutup secara resmi Festival IKM di Lapangan Rumah Jabatan, Sabtu (1/11/2025).

Ia menjelaskan, TTU menjadi salah satu dari tiga kabupaten yang dipilih untuk penyelenggaraan Festival IKM setelah Kabupaten Ende dan Belu. Hal ini, kata dia, menjadi bukti bahwa TTU dipandang memiliki kemajuan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain itu, sebelum pelaksanaan festival, Kabupaten TTU juga dipercaya menjadi pembicara dalam forum Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) di Kupang, bersama Wakil Ketua KPK RI, Ketua KPK Provinsi NTT, Ketua BPKP NTT, dan Ketua BPK NTT.

Baca Juga :  Kesiapsiagaan Jelang Pilkada, Sat Samapta Polres Bone Intensifkan Latihan

“Ini merupakan sebuah kepercayaan yang luar biasa,” ucapnya.

Wabup Kamillus menambahkan bahwa pemerintah daerah terus mendorong penguatan ekosistem UMKM dan produk lokal, termasuk pengembangan Dekranasda dan pembentukan NTT Mart sebagai sarana pemasaran produk olahan masyarakat TTU.

Ia menegaskan implementasi Instruksi Presiden Nomor 15 Tahun 2021 tentang pemanfaatan produk usaha mikro, yang mengatur minimal 40 persen pengadaan barang dan jasa pemerintah berasal dari UMKM lokal.

Saat ini, kata dia, TTU masih terus berbenah agar produk lokal siap bersaing dan masuk pasar lebih luas.

“Selama kegiatan ini, ada 15 IKM yang memperoleh izin halal dan 8 produk lokal TTU sudah masuk ke NTT Mart. Ini capaian luar biasa dan akan terus kita dorong,” bebernya.

Baca Juga :  Rayakan Hari Santri Nasional Polresta Malang Kota Bagi Sembako

Meski daerah perbatasan dan masuk kategori 3T, Wabup Kamillus menyebut TTU tidak tertinggal dalam upaya pengembangan ekonomi lokal. Infrastruktur yang belum memadai terus menjadi perhatian, dan pemerintah berkomitmen melakukan pembenahan agar dapat menunjang aktivitas produktif masyarakat.

Wabup Kamillus juga mendorong adanya regulasi dari pemerintah provinsi agar produk UMKM TTU dapat masuk ke jaringan ritel modern seperti alfamart dan indomaret, sejalan dengan kebijakan pemasaran produk lokal di NTT Mart.

“Ide dari Gubernur sangat baik dan sejalan dengan harapan kita untuk mendorong pertumbuhan IKM. Kita harus bangga dengan produk lokal karena kita memiliki SDM yang mampu. TTU sebagai daerah pertanian harus mampu memaksimalkan potensi ini,” tutupnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts