Diduga akibat Pembakaran Sampah, TPA Supit Urang Malang Terbakar Hingga Picu Ledakan Gas Metana

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Tpa Supit Urang Malang Terbakar Hingga Picu Ledakan Gas Metana

Kota Malang, ZonaNusantara – Kebakaran cukup besar menerjang kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (21/10/2026).

Kobaran api menghanguskan tumpukan sampah dan vegetasi kering di area seluas kurang lebih satu hektar.

Insiden ini diduga dipicu oleh aktivitas warga yang membakar sampah secara sembarangan di area bawah sisi selatan TPA. Hembusan angin kencang di tengah musim kemarau dengan cepat menerbangkan percikan api dan merembetkan kobaran ke arah utara.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang, Prayitno, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kejadian dari Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung memobilisasi tim ke lokasi kejadian.

“Awalnya diduga ada aktivitas warga membakar sampah di sisi selatan bawah. Karena angin kencang dan rumput sangat kering, percikan api cepat merembet ke arah utara hingga membakar area hampir satu hektar,” terang Prayitno saat memberikan keterangan di lokasi.

Baca Juga :  Adu Gengsi 2.054 Atlet Taekwondo di Malang, Indonesia Super Fight 4 Jadi Batu Loncatan Prestasi

Proses pemadaman di lapangan menghadapi sejumlah kendala teknis yang cukup rumit.

Tingginya kandungan gas metana di dalam tumpukan sampah sempat memicu beberapa kali ledakan kecil yang mempercepat pembesaran kobaran api.

Selain itu, petugas harus mewaspadai ancaman hidden fire atau bara api tersembunyi di kedalaman tumpukan sampah.

Meskipun bagian permukaan telah berhasil dipadamkan dan dibasahi, potensi titik api baru tetap tinggi jika bara di bagian bawah tidak ditangani secara menyeluruh.

Terbatasnya pasokan dan akses air di lokasi juga sempat menyulitkan penanganan pada tahap awal.

Untuk menjinakkan si jago merah, operasi pemadaman dilakukan secara masif dan terpadu melibatkan gabungan instansi se-Malang Raya

Mulai dari Damkar, Satpol-PP Kota Malang yang menerjunkan 50 personel gabungan dan 6 unit armada pemadam, Damkar Kabupaten Malang yang mengirimkan bantuan 2 unit armada pemadam, dan 2 unit kendaraan tangki pasokan air dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang, serta bantuan armada tambahan dari DLH Kota Malang, BPBD Kota Malang, Universitas Brawijaya, PT Bentoel, serta pengerahan mobil rantis Water Cannon milik Kepolisian.

Baca Juga :  BPBD TTU Simulasi Penanganan Bencana 

Bahkan, pihak Dinas Kesehatan Kota Malang dan relawan medis bersiap penuh di lokasi untuk mengantisipasi potensi kegawatdaruratan.

Sebagai langkah antisipasi agar api tidak meluas, tim gabungan menerapkan strategi penyekatan dan pembasahan intensif, khususnya pada titik sisi utara dan barat untuk memutus Jalur perambatan.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat sekitar agar tetap tenang dan tidak panik. Petugas memastikan lokasi pemukiman warga berada dalam radius yang cukup jauh dari titik api utama, sehingga situasi lingkungan warga dipastikan aman dan terkendali.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts