BONE – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Bone, H. Jemmy, S.Sos., M.Si resmi ditunjuk sebagai Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone. Penugasan ini diberikan langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.Si, untuk mengisi kekosongan jabatan setelah A. Mappangara resmi memasuki masa purna bakti per 1 November 2025.
Mengemban amanah baru ini bukan tanpa tantangan. Di pundak H. Jemmy, selain persoalan sosial seperti kemiskinan ekstrem dan penanganan bantuan bencana, tersimpan pula tanggung jawab besar terkait pelayanan jaminan kesehatan masyarakat yang selama ini menjadi isu cukup krusial, khususnya BPJS Kesehatan. Tidak aktifnya kepesertaan hingga warga yang belum terdaftar kerap kali menjadi hambatan dalam mendapatkan layanan kesehatan cepat, terutama di fasilitas kesehatan.
Menurut H. Jemmy, sebagaimana amanah yang disampaikan Bupati Bone, visi kepemimpinan yang akan ia pegang adalah “layanan utama, administrasi menyusul”. Hal ini penting mengingat Dinas Sosial selama ini menjadi tumpuan masyarakat dalam mencari solusi atas persoalan sosial dan kesehatan.
“Saya melihat Kantor Dinas Sosial selalu menjadi tumpuan masyarakat. Karena itu saya berpikir untuk mendekatkan layanan, termasuk membuka layanan di Kantor Dinas Penanaman Modal Layanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Ini demi kemudahan masyarakat yang membutuhkan layanan cepat,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan temuannya terkait mekanisme layanan BPJS Kesehatan di era penetapan predikat UHC Istimewa Kabupaten Bone, bahwa pengaktifan dan penerbitan BPJS baru sebenarnya dapat dilakukan melalui sistem layanan terintegrasi tanpa harus selalu datang ke Dinas Sosial. Sistem terpadu tersebut menghubungkan fasilitas kesehatan, Dinas Sosial, serta Kantor BPJS Kesehatan Watampone.
“Saya akan mempelajari secara detail bagaimana mekanismenya. Kasihan masyarakat, seringkali mereka sudah berada di puskesmas atau rumah sakit dan baru mengetahui BPJS-nya tidak aktif. Kami harus memastikan layanan lebih dekat, cepat, dan tepat,” tegasnya.
H. Jemmy telah lama mengabdi sebagai aparatur pemerintah Kabupaten Bone. Ia pernah menjabat sebagai Analis Pembangunan di Bagian Administrasi Pembangunan Setda Bone serta menunjukkan dedikasi kuat terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelayanan publik. Bahkan pada masa pemerintahan Bupati H. Andi Fahsar M. Padjalangi, ia pernah dipercaya memimpin Kantor Pemadam Kebakaran.
Dengan pengalaman, rekam jejak, dan komitmennya terhadap pelayanan masyarakat, kehadiran H. Jemmy di Dinas Sosial diharapkan dapat menghadirkan inovasi strategis, mempercepat akses layanan publik, dan memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. “Bukan sekadar birokrasi, tapi rasa kemanusiaan yang menjadi panglima.” (*)






