Kerja Tak Menghianati Hasil, Bone Panen Anggaran Ratusan Miliar di Tangan BerAmal

Kerja Tak Menghianati Hasil, Bone Panen Anggaran Ratusan Miliar Di Tangan Beramal

BONE – Di tengah beragam Kritik dan sorotan publik, Pemerintah Kabupaten Bone di bawah Kepemimpinan duet H. Andi Asman Sulaiman dan H. Andi Akmal Pasluddin yang dikenal dengan tagline BerAmal menjawab bukan dengan kata-kata, melainkan dengan kerja nyata.

Bak Pepatah Bugis, “Appunnangi Bicarae, Wappunnangi Jamangnge”, yang berarti “Kamu bicara, biar saya bekerja”, itulah prinsip kerja yang dipegang teguh Bupati H. Andi Asman Sulaiman sejak awal memimpin Bumi Arung Palakka. Sebuah frasa yang bukan hanya menjadi jargon kampanye semata, tetapi kini menjelma menjadi semangat kerja birokrasi Bone yang makin progresif.

Kerja keras itu kini membuahkan hasil. Setelah menggelontorkan ratusan miliar untuk pembangunan dan perbaikan jalan, Kabupaten Bone kembali dipercaya oleh pemerintah pusat dengan tambahan anggaran fantastis senilai Rp690,3 miliar.

Tak tanggung-tanggung, anggaran tersebut berasal dari dua kementerian sekaligus: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Anggaran ini akan dialokasikan untuk berbagai pembangunan strategis, utamanya untuk sektor irigasi dan penguatan ekonomi pesisir.

Rp115 Miliar Tambahan untuk Irigasi dan Tambak Modern

Kepala Dinas PSDA Kabupaten Bone, Dr. Ir. H. Khalil Syihab, MT menyebutkan bahwa Kabupaten Bone baru saja memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp15 miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dana ini akan digunakan untuk pembangunan dua unit Cluster Tambak Modern di Kecamatan Sibulue dan Barebbo, serta untuk perbaikan saluran irigasi tambak yang menunjang produktivitas nelayan budidaya.

Baca Juga :  Grand Opening Pondok NSR Solusi Hunian Nyaman bagi Mahasiswa

“Proyek ini akan dikerjakan tahun ini, 2025. Fokus kami adalah meningkatkan kesejahteraan nelayan tambak melalui modernisasi sistem,” ujar Khalil.

Tak hanya itu, tambahan anggaran sebesar Rp100 miliar juga datang dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2, yang khusus diperuntukkan bagi daerah irigasi kewenangan provinsi di wilayah Kabupaten Bone.

“Dokumen teknisnya sedang kami lengkapi dan akan segera diunggah ke aplikasi SIPURI. Kami menargetkan penyelesaian sebelum 8 Agustus. Minggu depan, kami akan menggelar Sidang Pleno Komisi Irigasi,” jelasnya.

Total Anggaran Menyentuh Rp690 Miliar
Sebelumnya, total anggaran pembangunan yang masuk ke Kabupaten Bone telah mencapai Rp575,36 miliar. Dengan tambahan terbaru sebesar Rp115 miliar, kini total anggaran pembangunan infrastruktur yang berhasil dikucurkan ke Kabupaten Bone mencapai angka Rp690.361.593.890,48.

“Alhamdulillah, semoga ini membawa manfaat besar untuk masyarakat Bone, khususnya dalam sektor pertanian, perikanan, dan konektivitas antar wilayah,” pungkas Khalil.

Senyum Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., tampak tak bisa disembunyikan saat berbicara. Ia menyambut dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan atas kucuran anggaran dari pemerintah pusat yang berhasil diperjuangkannya untuk Kabupaten Bone.

“Kerja keras tidak mengkhianati hasil,” ucap Bupati Asman, kalimat yang sederhana namun sarat makna. Kalimat ini seolah menjadi refleksi dari upayanya selama ini yang tak kenal lelah melobi langsung ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Tidak hanya sekali, tapi empat kali ia melangkahkan kaki ke pusat kekuasaan infrastruktur itu demi membawa pulang program dan anggaran untuk membangun Bone yang lebih baik.

Baca Juga :  Langkah Awal Jawab Harapan Rakyat, Wakil Bupati Bone Pantau Pengaspalan Jalan Perdana BerAmal

“Ini semua untuk masyarakat Bone. Kita ingin daerah ini tidak tertinggal. Apa yang kami perjuangkan bukan untuk pencitraan, tetapi untuk kepentingan rakyat,” ungkapnya.

Selama ini, infrastruktur menjadi perhatian serius Pemkab Bone. Akses jalan, drainase, dan jaringan air bersih di sejumlah wilayah yang dinilai belum maksimal terus menjadi target utama dalam proposal pembangunan yang diajukan ke pusat. Kunjungan intensif Bupati ke Jakarta akhirnya membuahkan hasil: anggaran pembangunan strategis kini resmi dikucurkan untuk Bone.

Bagi H. Andi Asman, keberhasilan ini bukan hasil kerja sendiri. Ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga, termasuk peran anggota DPR RI, pemerintah provinsi, dan tim teknis dari dinas terkait di Kabupaten Bone yang ikut memperkuat proposal di meja kementerian.

“Ini kemenangan kolektif. Dan kami pastikan, anggaran ini akan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan sekadar proyek pembangunan,” tegasnya.

Dengan semangat membangun, Bupati Bone mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal dan mengoptimalkan penggunaan anggaran tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan hingga ke pelosok desa.

“Kami bekerja bukan untuk dipuji, tapi untuk rakyat Bone,” tutup Bupati dengan mantap. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts