PINRANG – Menjelang Musda II Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, suhu politik mulai memanas. Disinyalir ada kepentingan politik di balik Musda tersebut, menyusul isu penolakan nama bakal calon Ketua PORDI Pinrang yang diajukan anggota.
Isu itu mencuat setelah beredar kabar bahwa nama yang diusung oleh anggota PORDI Pinrang tidak diterima oleh DPW PORDI Sulawesi Selatan.
Menurut salah satu pengurus PORDI Pinrang yang enggan disebutkan namanya, penolakan itu disampaikan langsung oleh Plt. Ketua PORDI Pinrang, H. Basri.
“Ada saya dengar kalau Pak Ketua (Plt. H. Basri) bilang nama yang diusung anggota PORDI Pinrang ditolak oleh DPW Sulsel. Entah ini benar atau tidak, tapi itu yang saya dengar sendiri,” ungkapnya di salah satu warkop di Kabupaten Pinrang.
Ia menambahkan, isu tersebut sudah beredar luas di warkop-warkop dan menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, nama yang diusung dinilai berpotensi menang aklamasi karena mendapat dukungan dari hampir seluruh anggota PORDI Pinrang, termasuk para tetua.
“Saya curiga ini ada kepentingan politik, karena nama yang kita dorong hampir semua anggota PORDI bahkan para tetua sudah mendukung penuh, sehingga berpotensi aklamasi karena calonnya kuat,” lanjutnya.
Ia mengungkapkan alasan di balik dugaan adanya kepentingan politik tersebut. Menurutnya, nama calon yang diusung berbeda “warna” politik dengan Ketua DPW Sulsel dan Plt. Ketua PORDI Pinrang.
“Kalau kita mau runut analisanya, nama calon yang diusung teman-teman memang beda warna dengan Ketua DPW, apalagi DPW dan Plt. ini satu warna. Sehingga saya berasumsi ini ada kaitannya dengan kepentingan politik, makanya nama yang didukung hampir semua anggota PORDI tidak diterima di DPW,” tegasnya.
Bahkan, ia mengaku sempat mendengar pertanyaan bernada keberatan dari pihak tertentu, “Tidak adakah nama lain selain ini?”
Diketahui, nama calon yang belum disebutkan tersebut dinilai sebagai calon kuat, mengingat memiliki jabatan dan posisi strategis. Di setiap momen turnamen, baik di dalam maupun di luar daerah, ia selalu hadir dan berkontribusi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Plt. Ketua PORDI Pinrang maupun pengurus DPW PORDI Sulsel. (KDR)






