Pelantikan 1.116 PPS di Bone, Yusran Tajuddin Tegaskan Pentingnya Integritas

Pelantikan 1.116 Pps Di Bone, Yusran Tajuddin Tegaskan Pentingnya Integritas

BONE–Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bone, Yusran Tajuddin, melantik sebanyak 1.116 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Minggu, 26 Mei 2024, di Lapangan Merdeka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Pelantikan ini menandai kesiapan penuh KPU Bone dalam menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Dalam sambutannya, Yusran Tajuddin menekankan pentingnya PPS untuk bekerja sesuai dengan instruksi dan arahan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Ia mengingatkan para anggota PPS untuk selalu tegak lurus dalam menjalankan tugasnya. “Pilkada kita sudah berjalan, maka sistem, tahapan, dan penyelenggara sudah siap. Saya berharap PPS yang sudah dilantik konsisten pada fakta integritas,” tegasnya.

Yusran juga mengungkapkan bahwa KPU Bone memiliki jumlah badan ad hoc terbanyak di Sulawesi Selatan, dengan total 1.116 orang. Ia mengingatkan agar para PPS tidak mengecewakan mereka yang tidak dilantik dan bekerja sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bone. “PPS harus bekerja untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bone,” tambahnya.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya KPU Bone untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada berjalan lancar dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi. Dengan dilantiknya PPS, diharapkan proses pemungutan suara di Kabupaten Bone dapat berlangsung dengan transparan, jujur, dan adil.

Baca Juga :  Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI Kabupaten Malang Naik Status ke Penyidikan

Komisioner KPU Sulawesi Selatan, Hasbullah, mencuri perhatian publik. Dalam sambutannya, Hasbullah menegaskan bahwa Kabupaten Bone merupakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) terbesar di Sulawesi dan sebagian Kalimantan, menjadikan tugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di daerah ini sangat vital.

“Jadi tugas teman-teman PPS ini bukan cuman untuk pemilihan Bupati, tapi juga Gubernur,” ujar Hasbullah. “Semua hari ini serentak melakukan pelantikan PPS, dan meskipun saya diundang untuk hadir di berbagai daerah, saya memilih Kabupaten Bone karena merupakan PPS yang terbesar,” tambahnya.

Hasbullah menambahkan bahwa Kabupaten Bone, dengan skala pemilih yang besar, memegang peran krusial dalam suksesnya proses demokrasi di Sulawesi Selatan. Pemilihan serentak yang melibatkan pemilihan Bupati dan Gubernur ini menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas PPS di Bone.

Penjabat Bupati Bone, Drs. H. Andi Islamuddin, MH, menegaskan pentingnya integritas para penyelenggara pemilu, khususnya Panitia Pemungutan Suara (PPS). Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan pemilu sangat ditopang oleh kinerja para penyelenggara yang berintegritas.

“Peran PPS sangat krusial dalam menciptakan jalannya demokrasi yang jujur dan transparan. Saudara-saudara punya peran strategis. Saya ingatkan agar selalu berkoordinasi dengan pihak terkait agar setiap tahapan bisa berjalan dengan tertib dan aman,” ujar Andi Islamuddin dengan penuh penekanan.

Baca Juga :  Balai Latihan Kerja Bakal Dijadikan Karantina

Menurut Pj Bupati, PPS adalah ujung tombak dalam proses pemilu. Ketidaksungguhan dalam menjalankan tugas dapat menimbulkan berbagai masalah yang berpotensi mengganggu kelancaran pemilu. “Kalau PPS tidak serius menjalankan tugas, bisa ribet. Di pundak kalian inilah nantinya keberlanjutan Bone dan Sulawesi. Maka, bekerjalah dengan baik dan sungguh-sungguh karena ini merupakan tanggung jawab besar,” tambahnya.

Pernyataan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh anggota PPS untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas, sehingga dapat mendukung terciptanya pemilu yang adil, jujur, dan demokratis. Andi Islamuddin juga berpesan agar seluruh anggota PPS selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan setiap tahapan pemilu dapat berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan ini, Andi Islamuddin juga mengapresiasi kerja keras seluruh penyelenggara pemilu di Kabupaten Bone. Ia berharap komitmen ini terus dijaga demi mewujudkan pemilu yang sukses dan demokratis, yang akan menjadi landasan kuat bagi masa depan Kabupaten Bone dan Provinsi Sulawesi Selatan. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts