Sinergi Perbatasan, PLBN Motaain Tingkatkan Efisiensi Expor-Impor RI-Timor Leste

Sinergi Perbatasan, Plbn Motaain Tingkatkan Efisiensi Expor-Impor Ri-Timor Leste
Foto Ist

BELU, NTT,- Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, di bawah kepemimpinan Maria Fatima Rika, S.STP, menggelar pertemuan penting dengan pihak Bea Cukai Indonesia dan Timor Leste sebagai upaya memperkuat kerja sama logistik lintas batas nasional.

Pertemuan bilateral yang dilaksanakan di Aula Sinergi Perbatasan, PLBN Motaain Tingkatkan Efisiensi Expor-Impor RI-Timor Leste”>PLBN Motaain dihadiri oleh Setiyono Nugroho, Pelaksana Harian Kepala Bea Cukai Atambua dan Kepala Seksi Pelayanan II, bersama jajaran tim teknis Bea Cukai Atambua. Sementara delegasi Timor Leste dipimpin oleh Nuno Nugueira, Direktur Bea Cukai Kabupaten Bobonaro, beserta perwakilan dari Batugade dan unit Risk Management.

Dalam diskusi, pemerintah Indonesia menyampaikan strategi memperkuat sistem Vehicle Declaration (VHD). Ditekankan perlunya edukasi agar warga Timor Leste dapat mengisi dokumen VHD secara mandiri, untuk mengurangi risiko keterlambatan dan sanksi administratif saat melintas perbatasan.

Baca Juga :  Wamenlu Pahala Minta PIS NYK Tingkatkan Kolaborasi Strategis

Deklarasi kendaraan ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 52/PMK.04/2019 sebagai bagian protokol layanan pabean di pos lintas batas.

Sementara itu, Wakil delegasi Timor Leste membalas keluhan eksportir Indonesia yang kerap mengalami pembatasan tonase kendaraan ekspor. Menurut mereka, masalah ini telah diajukan ke tingkat kementerian transportasi di Dili melalui Direcção Nacional dos Transportes Terrestres (DNTT) dan saat ini menunggu keputusan resmi Koran Terbit.

Kasubid Fasilitasi Pelayanan Lintas Batas Negara Yonathas Mau Buti, mewakili Kepala PLBN Motaain, menyatakan apresiasi atas pembukaan komunikasi kedua belah pihak, serta kesiapan institusi untuk terus mendukung arus barang dan orang di wilayah perbatasan.

“PLBN Motaain berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran arus barang dan orang di kawasan perbatasan. Dengan komunikasi dan koordinasi yang intensif antara Indonesia dan Timor Leste, kami optimistis pelayanan lintas batas dapat terus ditingkatkan,” katanya.

Baca Juga :  Terpapar Covid-19, Mantan Ketua DPRD TTU Meninggal Dunia

Senada, Kepala PLBN Motaain Maria Fatima Rika menekankan bahwa pertemuan ini merupakan fondasi membangun kepercayaan dan kesepahaman bersama antara kedua negara.

“Pertemuan ini menjadi langkah nyata dalam membangun kepercayaan dan pemahaman bersama antara kedua negara. Kami berharap kolaborasi ini bisa memperkuat posisi PLBN Motaain sebagai simpul penting dalam konektivitas regional,” ujar Maria Fatima Rika.

Pertemuan ditutup dengan komitmen menjalankan sosialisasi bersama terhadap prosedur kepabeanan, serta menjaga sinkronisasi kebijakan ekspor–impor antara Indonesia dan Timor Leste.

PLBN Motaain, sebagai simpul vital dalam konektivitas lintas negara, dinilai semakin memperkuat posisinya sebagai mitra strategis yang mendukung perkembangan kawasan perbatasan yang lebih aman, terintegrasi, dan produktif.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts