Kefamenanu,- Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada lima perwakilan pekerja rentan, Jumat (22/8).
Penyerahan ini merupakan bagian dari program perlindungan yang dibiayai melalui APBD Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan menyasar total sebanyak 1.174 pekerja rentan di wilayah tersebut.
Bersama kartu BPJS, turut diserahkan buku tabungan yang memungkinkan ahli waris langsung melakukan klaim melalui rekening yang sudah disiapkan.
Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menyatakan bahwa distribusi kartu BPJS dan buku tabungan akan terus dilanjutkan baik secara langsung melalui Dinas terkait maupun melalui kecamatan setempat sehingga seluruh penerima manfaat dapat terlindungi secara efektif.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Atambua, Muhammad Midhad Farosi, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab TTU atas langkah proaktif ini.
Ia menekankan pentingnya perlindungan bagi pekerja di sektor informal seperti petani, nelayan, pedagang kecil, dan tukang ojek. Menurutnya, program ini membuka harapan besar bagi sekitar 14.880 pekerja rentan di Kabupaten TTU untuk mendapatkan akses perlindungan yang lebih adil dan merata.
Yang tak kalah krusial adalah peran Bank NTT Cabang Kefamenanu dalam proses klaim. Sebagaimana diungkap oleh PJS Bank NTT Cabang Kefamenanu, Jorsalino Reynaldi Seran, pembayaran klaim dilakukan melalui transfer ke rekening penerima yang sudah dibuka di Bank NTT Cabang Kefamenanu.

Hal ini menunjukkan bahwa institusi perbankan daerah tidak hanya menjadi saluran distribusi, tetapi juga mitra strategis dalam memastikan kelancaran akses proteksi sosial bagi masyarakat marginal.
Bank NTT telah lama menjadi mitra BPJS Ketenagakerjaan dalam berbagai hal. Sejak tahun 2023, mereka telah memperluas layanan pembayaran iuran BPJS melalui Virtual Account, Electronic Payment System (EPS), teller konvensional, EDC, dan internet banking di seluruh cabang termasuk di Kefamenanu. Hal ini sudah terbukti mempermudah peserta dalam bertransaksi, meningkatkan efisiensi dan responsivitas sistem pembayaran BPJS.
Kolaborasi ini memperkuat ekosistem perlindungan sosial dari registrasi dan pembayaran iuran, hingga klaim manfaat di cabang lokal. Integrasi semacam ini membuktikan bahwa kerja sama multi-pihak mampu meningkatkan efektivitas bantuan sosial secara lebih menyeluruh.
Pelibatan Bank NTT Cabang Kefamenanu dalam program BPJS Ketenagakerjaan di TTU adalah langkah strategis yang tak bisa diabaikan.
Dengan menyediakan rekening untuk klaim, bank ini memastikan akses ke proteksi ketenagakerjaan berjalan lancar. Inisiatif ini layak menjadi contoh penguatan peran lembaga keuangan lokal dalam mendukung kebijakan sosial dan memperluas inklusi keuangan di daerah.






