Kabupaten Malang – Belasan Tahun, Komisaris Utama Perseroan Terbatas Anugerah Citra Abadi (PT ACA) Iwan Kurniawan, terus konsisten menggelar kegiatan yang bertajuk ‘Pekan Islami PT ACA ke-XIX’.
Kegiatan tersebut digelar dengan berbagi kebahagiaan pada belasan anak yatim piatu dan para dhuafa.
Di tahun yang 19 ini, PT ACA memberikan santunan sebanyak 12.080 paket diberikan kepada anak yatim piatu yang tersebar di 378 desa dan 12 kelurahan, di 33 kecamatan se-Kabupaten Malang.
Bantuan itu diberikan dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikemas khusus hanya di bulan suci Ramadan ini.
Kegiatan yang digelar pada hari pertama pemberian santunan dilaksanakan di wilayah Malang Selatan terdapat tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Gedangan, dan Bantur, jumlah santunan sebanyak 977 paket.
Dalam isi paket tersebut, selain berupa uang juga terdapat satu kotak mainan lego yang harus dirangkai terlebih dahulu sebelum memainkan, mainan pedang bercahaya yang bisa mengeluarkan asap ketika sarung pedangnya dibuka.
Dan tas yang dibuat untuk mengisi barang-barang dalam satu paket tersebut. Selain itu, setiap pembagian santunan diselingi dengan dakwah dan hiburan, hal ini agar anak-anak yatim piatu bisa mendapatkan pengetahuan rohani, serta hiburan permainan sulap dari Komunitas Badut Malang.
Dalam santunan itu, Iwan Kurniawan juga memberikan hadiah sebuah mobil listrik mainan di setiap kecamatan dengan cara diundi untuk anak yatim yang berprestasi
“Kami mendorong kepada anak-anak yatim piatu di Kabupaten Malang untuk lebih berprestasi secara akademik. Hal ini sebagai komitmen PT ACA, agar anak-anak yatim piatu ini bisa menempuh pendidikan yang tinggi, diberikan derajat yang tinggi, memberikan manfaat kepada masyarakat, berguna untuk agamanya, serta berguna untuk bangsa dan negara,” tutur Komisaris Utama PT ACA Malang Iwan Kurniawan, Kamis (5/3/2026), kepada wartawan.
Dia juga menyampaikan, dalam pembagian santunan, dirinya juga mengajarkan lagu-lagu perjuangan kepada anak-anak supaya bisa menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme. Seperti Indonesia Raya, Garuda Pancasila, dan Tanah Airku, karena secara tidak langsung bisa mengajarkan sejarah dan semangat kebangsaan.
Dirinya menyadari ini memang bukan bagian dari tugas dan wewenang saya. Namun, saya mencoba untuk turut serta dalam menumbuhkan kecintaan anak-anak untuk membangkitkan rasa cinta tanah air dengan mengajak mereka menyanyikan lagu-lagu perjuangan itu.
Dalam kesempatan itu, Iwan juga menyampaikan, bahwa PT ACA sudah 19 tahun memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu dan para dhuafa di wilayah Kabupaten Malang.
Sedangkan santunan yang kami berikan ini, sebagai rasa bersyukur dan berterima kasih kepada Allah Subhanahu wa ta’ala (SWT), karena selama ini dirinya dan keluarga diberikan rezeki dan kesehatan.
Sehingga rezeki yang saya peroleh sebagian bukan miliknya, sehingga sebagian harus dibagikan kepada yang berhak menerimanya.
“Semoga santunan anak yatim piatu dan dhuafa yang kami kemas dengan Pekan Islami ini bisa menjadi inspirasi bagi para pengusaha lainnya di Malang Raya,” pungkasnya.






