BKPSDM Bone Cetak ASN Muda Berorientasi Pelayanan, Hadirkan Latsar Berbasis Blended Learning, Siapkan ASN Adaptif dan BerAKHLAK

Bkpsdm Bone Cetak Asn Muda Berorientasi Pelayanan, Hadirkan Latsar Berbasis Blended Learning, Siapkan Asn Adaptif Dan Berakhlak

MAKASSAR — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III Formasi Umum Tahun 2025 yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bone bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan.

Pembukaan berlangsung di Kampus II BPSDM Sulsel, Jl. Opu Daeng Risadju (Cendrawasih) No. 223, Kota Makassar, Jumat, 22 November 2025, dengan menghadirkan suasana penuh semangat dari para peserta yang siap memasuki fase penting perjalanan mereka sebagai calon aparatur sipil negara.

Pelatihan yang diikuti 70 peserta ini diselenggarakan secara blended learning dan berlangsung selama 7 hari, mulai 21–27 November 2025. Format ini menjadi gambaran nyata adaptasi birokrasi terhadap era digital, sekaligus memastikan setiap peserta mampu mengikuti proses pembelajaran secara optimal.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan pondasi pembentukan karakter ASN profesional, berkomitmen, dan memiliki integritas tinggi. Para peserta diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai dasar ASN dalam setiap tugas dan pelayanan publik yang kelak mereka emban.

“ASN hadir untuk melayani, bukan dilayani. Latsar ini menjadi titik awal bagi saudara-saudara untuk memahami esensi pengabdian itu,” tegasnya.

Plt. Kadis Pendidikan Kabupaten Bone turut menekankan bahwa Latsar CPNS merupakan instrumen strategis dalam membentuk SDM aparatur yang unggul. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai BerAKHLAK Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif—harus menjadi pedoman moral dalam bekerja.

Baca Juga :  Efektif Turunkan Covid 19, Gubernur Jatim Perpanjang PPKM Mikro

“Latsar CPNS bertujuan membangun ASN yang berintegritas, nasionalis, kompeten, dan profesional. Nilai BerAKHLAK bukan hanya slogan, tetapi harus hadir dalam sikap dan tindakan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih jauh, Edy menjelaskan bahwa penggunaan sistem blended learning merupakan bentuk kesiapan ASN menghadapi transformasi digital dan birokrasi 4.0, di mana teknologi informasi menjadi tulang punggung pelaksanaan tugas pemerintahan.

“ASN masa depan harus mempunyai mindset pelayanan, bukan kekuasaan; semangat kolaborasi, bukan kompetisi; serta orientasi pada hasil, bukan sekadar proses,” tuturnya.

Pelaksanaan Latsar 2025 ini menjadi tonggak penting bagi Pemerintah Kabupaten Bone dalam mencetak ASN yang mampu menjawab tantangan zaman dan berperan aktif meningkatkan kualitas layanan publik. Dengan bekal ilmu, karakter, dan nilai-nilai pengabdian yang kuat, para CPNS ini diharapkan menjadi motor perubahan birokrasi yang lebih modern dan humanis.

Pelatihan yang berlangsung selama sepekan ini bukan hanya tentang teori, tetapi tentang membangun jati diri dan komitmen sebagai pelayan masyarakat sebuah langkah awal menuju pengabdian yang sesungguhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., memberikan pesan penuh inspirasi saat membuka Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III Formasi Umum Tahun 2025. Di hadapan para peserta, beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, baik panitia maupun para pembimbing dari Pemerintah Kabupaten Bone dan BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan.

Andi Akmal menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar kegiatan pelatihan formal, melainkan fondasi pembentukan integritas dan profesionalisme bagi setiap calon aparatur negara. Ia berharap para CPNS dapat menjadikan pelatihan ini sebagai titik awal untuk menyiapkan diri menjadi aparatur yang siap mengabdi dengan sepenuh hati.

Baca Juga :  Akselerasi Bisnis: bank bjb dan Jasaraharja Teken MoU

“ASN adalah tulang punggung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Karena itu, integritas dan kompetensi harus terus dibangun sejak awal,” ujarnya.

Lebih jauh, Wakil Bupati menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen kuat mewujudkan visi daerah “Mandiri, Berkeadilan, Berkelanjutan (Maberre)”, yang salah satunya ditempuh melalui penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kompetensi SDM aparatur, serta inovasi berkelanjutan dalam pelayanan publik. Para CPNS, menurutnya, memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi tersebut.

Mengakhiri sambutan, Andi Akmal memberikan pesan motivatif kepada seluruh peserta Latsar agar menjadikan pelatihan ini sebagai momentum penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir strategis, kerja sama, serta kreativitas dalam menghadapi tuntutan birokrasi modern yang terus berkembang.

“Pegang teguh prinsip ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan, dan perekat bangsa. Jadilah aparatur yang kreatif, terbuka terhadap perubahan, serta mampu bekerja lintas sektor dan lintas generasi,” pesan Wakil Bupati.

Kegiatan Latsar ini diharapkan dapat melahirkan ASN muda Bone yang profesional, berdaya saing, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts