Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Desa, Bupati Bone Tinjau Kandang Percontohan Ayam KUB di Mare

Dorong Kemandirian Pangan Dan Ekonomi Desa, Bupati Bone Tinjau Kandang Percontohan Ayam Kub Di Mare

BONE–Desa Mattirowalie, Kecamatan Mare, kini mulai melangkah menuju kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM melakukan kunjungan langsung ke kandang percontohan Ayam KUB (Kampung Unggul Balitbang) yang baru saja dikembangkan oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempat pada Kamis, 06 November 2025.

Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi. Lebih dari itu, menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa, khususnya sektor peternakan rakyat yang selama ini menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat wilayah pedesaan.

Di tahap awal, Bumdes Mattirowalie mengelola 1000 ekor ayam KUB yang difokuskan untuk produksi daging dan telur. Tidak hanya itu, dalam pengembangan berikutnya, kandang percontohan ini juga ditargetkan menjadi sentra produksi DOC (Day Old Chick) yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat desa yang berkeinginan ikut memelihara ayam KUB secara mandiri.

Baca Juga :  English Olympic 2024, Riski Fhailah Putri dari SMAN 13 Bone Bawa Pulang Juara II Story Telling

Dengan pola tersebut, desa tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun rantai ekonomi berkelanjutan mulai dari pembibitan, pemeliharaan, hingga pemasaran.

Program ini berjalan melalui pengelolaan BUMDes dengan nilai investasi sekitar Rp160 juta. Anggaran tersebut mencakup pembangunan kandang, pembelian bibit ayam, penyediaan pakan, hingga biaya sewa lahan.

Plt Kepala Desa Mattirowalie, Sarmili, menyampaikan bahwa program ini didesain untuk membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja desa, dan menumbuhkan pendapatan asli desa (PADes) secara berkelanjutan.

“Kami berharap ini menjadi model percontohan. Bukan hanya menghasilkan, tapi memberdayakan. Masyarakat bisa ikut serta memelihara ayam KUB dengan dukungan bibit dari Bumdes,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan pentingnya desa-desa di Bone untuk memiliki unit usaha produktif yang mampu menopang ekonomi warga. Menurutnya, kemandirian desa bukan hal yang mustahil apabila pembangunan diarahkan pada sektor yang berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Tumbuh by Astra Financial, Festival Layanan Keuangan Digital dengan Sentuhan Kemanusiaan

“Desa tidak boleh hanya menunggu. Desa harus bergerak, memproduksi, dan menciptakan nilai. Program seperti kandang percontohan ayam KUB ini adalah contoh nyata bahwa desa bisa mandiri,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Bumdes dan pemerintah desa yang berani mengambil langkah inovatif dalam membangun usaha kolektif berbasis kebutuhan masyarakat.

Jika program ini berjalan optimal, Desa Mattirowalie dapat menjadi desa model pengembangan ayam KUB di Kabupaten Bone. Lebih dari sekadar beternak, desa ini sedang membangun ekosistem ekonomi berbasis pangan, yang kelak dapat menjadi sumber penghasilan, gizi keluarga, hingga peluang ekspansi ke wilayah lainnya. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts