Kefamenanu – Bencana bajir bandang yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh merupakan duka bagi kita semua. Detia saudara – saudara kita yang mengalaminya, menggugah nurani anak bangsa untuk ikut memberikan dukungan.
ASN yang berkantor di Kemenag TTU ikut menggalang dana untuk memulihkan kkembali harapan bagi para. Selain materi, dukungan berupa doa pun terus mengalir. Para penyuluh agama rela turun ke jalan, menggalang dana untuk membantu korban bencana alam di Sumatera dan Aceh . Aksi akan berlangsung hingga Selasa (9/12) besok.
Ketua kelompok Kerja Penyuluh lintas Agama Marianus Natun mengata kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian Kementerian Agama Kabupaten Timor Tengah Utara untuk turut membantu meringankan beban penderitaan yang dialami saudara dan saudari kita yang menjadi korban bencana alam.
“Aksi sosial kemanusiaan ini untuk meringankan para korban yang dialami saudara-saudara kita yang terdampak musibah,”ungkap Kepala Kantor Kemenag TTU Marianus Keo, Senin (8/12).
Dikatakan, dana yang terkumpul akan disalurkan langsung kepada para korban bencana. Marianus Keo mengharapkan bantuan yang disalurkan dapat mempercepat proses pemulihan kondisi di wilayah yang terdampak.
Sementara ketua Pokjaluh lintas Agama Marianus Natun menjelaskan aksi yang dilakukan di sejumlah titik strategis di kota Kefamenanu antara lain, Pasar Lama, Perempatan Tulib, Perempatan Toko Central, Pegadaian, hingga Pasar Baru.
Aksi ini didampingi Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kristen Rince Weni dan ketua Pokjaluh Islam Zaiful, menarik perhatian masyarakat dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. “Kami semua bergerak bersama, menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi upaya bersama dalam membantu sesama yang membutuhkan,”ujarnya.
Penggalangan dana di hari pertama terkumpul uang sebanyak Rp 6.648.500. Aksi ini akan berlanjut hingga Selasa besok.






