BONE – Lapangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone tampak meriah selama tiga hari berturut-turut, Jumat hingga Minggu (3–5 Oktober 2025). Tawa riang anak-anak berpadu dengan semangat para guru dan orang tua dalam Gebyar PAUD 2025, sebuah ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Bidang Pembinaan PAUD dan PNF/Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone.
Sebanyak 540 Taman Kanak-kanak dari berbagai kecamatan di Bone turut ambil bagian dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Aksara Internasional. Tak hanya itu, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) juga ikut berkompetisi dengan penuh semangat, menjadikan ajang ini sebagai wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas seluruh insan pendidikan nonformal.
Plt. Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF/Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Hj. Andi Rasna, S.Pd., M.Pd, mengatakan bahwa Gebyar PAUD 2025 dirancang bukan sekadar lomba, tetapi juga momentum membangun karakter, kemandirian, dan rasa percaya diri anak sejak dini.
“Kami ingin anak-anak tampil gembira, kreatif, dan berani menunjukkan bakatnya. Guru dan orang tua pun turut serta, karena pendidikan anak usia dini adalah tanggung jawab bersama,” ujar Hj. Andi Rasna.
Beragam lomba digelar selama kegiatan, mulai dari Lomba Penghapalan Surah-surah Pendek, Doa Sehari-hari, Senam Anak Indonesia Hebat, Fashion Show Daur Ulang, Lomba Lagu Solo, hingga Lomba Mewarnai. Untuk tingkat PKBM, panitia menyiapkan tiga kategori lomba khusus, yakni Lagu Solo, Pameran Hasil Karya, dan Lomba Kuliner.
Tak tanggung-tanggung, panitia menyediakan hadiah berlimpah: piala, sepeda, kipas angin, hingga paket menarik lainnya. Suasana menjadi semakin seru karena bukan hanya anak-anak yang berkompetisi, guru dan kepala TK yang tergabung dalam IGTK dari seluruh kecamatan juga turut berpartisipasi.
Ragam busana warna-warni, karya daur ulang yang kreatif, serta tawa polos anak-anak membuat Gebyar PAUD 2025 tak sekadar menjadi lomba, melainkan pesta keceriaan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bone.
“Semangat mereka luar biasa. Inilah wujud nyata bahwa pendidikan di Bone tumbuh dari kegembiraan dan kebersamaan,” tutup Hj. Andi Rasna penuh bangga.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Drs. Nursalam, M.Pd., yang menutup secara resmi kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Gebyar PAUD tahun ini. Ia menilai pelaksanaan kali ini jauh lebih semarak dibanding tahun sebelumnya.
“Kegiatan tahun ini lebih kreatif dan sangat meriah. Saya sangat mengapresiasi kolaborasi dan kebersamaan yang terbangun di antara para guru TK, kepala TK, serta PKBM. Apa yang kita lakukan ini merupakan bentuk kreativitas bersama, baik dari PAUD maupun dari PKBM. Kita pertahankan kegiatan seperti ini, bahkan kalau perlu lebih ditingkatkan lagi,” ungkapnya penuh semangat.
Gebyar PAUD 2025 menampilkan berbagai kegiatan edukatif dan lomba kreatif, mulai dari pameran hasil karya anak, parade kostum tematik, hingga lomba kuliner sehat berbasis bahan lokal. Setiap stand dan penampilan memperlihatkan semangat keceriaan serta inovasi para pendidik dalam mengembangkan potensi anak sejak usia dini.
Bagi para guru dan pengelola lembaga PAUD, kegiatan ini menjadi ruang ekspresi dan ajang berbagi inspirasi. Mereka menunjukkan bahwa pembelajaran anak usia dini bukan hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kemandirian, dan kerja sama sosial.
Dengan antusiasme peserta yang meningkat setiap tahun, Gebyar PAUD Kabupaten Bone kian menjadi momentum penting dalam menguatkan ekosistem pendidikan anak usia dini di daerah. Dukungan dari Dinas Pendidikan diharapkan mampu menjaga semangat kolaborasi ini agar terus tumbuh, demi lahirnya generasi Bone yang kreatif, ceria, dan berdaya saing. (*)






