KEFAMENANU,- Kapolres Timor Tengah Utara (TTU), AKBP Eliana Papote, menanggapi kritik dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kefamenanu terkait dugaan pelayanan yang kurang memuaskan.
Dalam pernyataannya, AKBP Eliana menekankan pentingnya pelayanan yang humanis dan terbuka terhadap aspirasi masyarakat.
“Kami menghargai niat baik dari GMNI Kefamenanu. Jika memang terjadi kekeliruan dalam mekanisme penerimaan audiensi, kami akan evaluasi dan benahi. Polres TTU pada dasarnya selalu membuka diri untuk berdialog demi perbaikan bersama,” ujar AKBP Eliana, Sabtu (24/5/2025).
Kapolres juga menegaskan bahwa penyidikan kasus kematian dua warga, Gaspar Naben Yigi Balom (Maleo) dan Rio Sonbay, masih terus berjalan dengan transparan dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Transparansi adalah prinsip kami. Namun proses hukum tetap mengacu pada aturan dan tahapan yang berlaku. Kami mengimbau semua pihak untuk bersabar dan ikut menjaga kondusivitas wilayah,” tandasnya.
AKBP Eliana mengajak semua elemen masyarakat, termasuk organisasi mahasiswa, untuk bersama-sama membangun komunikasi yang baik demi menciptakan pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten TTU.






