Ketua Pokja Bunda PAUD TTU Ikuti Rakorda Bunda PAUD Provinsi NTT

Ketua Pokja Bunda Paud Ttu Ikuti Rakorda Bunda Paud Provinsi Ntt

KEFAMENANU, NTT – Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Timor Tengah Utara, Elisabeth Endang Sri Susilowati, mewakili Bunda PAUD TTU dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bunda PAUD Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2025 yang berlangsung pada 3-6 November 2025 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi NTT dan Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kota Kupang.

Rakorda tahun ini mengusung tema “Peran Bunda PAUD dalam Implementasi Wajib Belajar 13 Tahun untuk Mencapai Generasi Emas 2045”, dengan tujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara Bunda PAUD kabupaten/kota, lembaga mitra, serta para pemangku kepentingan dalam mendukung kebijakan wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Dalam arahannya, penyelenggara menekankan bahwa Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam menggerakkan partisipasi masyarakat, serta memastikan layanan PAUD yang holistik, inklusif, dan berkesinambungan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Ikuti Arahan Gubernur, Proses KBM di Malang Dilaksanakan Secara Daring

Menurut Elisabeth Endang Sri Susilowati, kegiatan pada 4 November 2025 diisi dengan berbagai sesi materi dan diskusi.

Di antaranya, paparan tentang kebijakan wajib belajar 13 tahun oleh Irfan Karim dari BPMD NTT, serta materi mengenai peran Bunda PAUD dalam menyiapkan PAUD bermutu oleh Mindriyati Lakalena, selaku Bunda PAUD Provinsi NTT.

Ketua Pokja Bunda Paud Ttu Ikuti Rakorda Bunda Paud Provinsi Ntt

Selain itu, hadir pula pemateri dari Dinas DP3AP2KB dan Dinas Kesehatan NTT yang membahas isu pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan kesehatan mental anak.

Peserta kemudian terlibat dalam diskusi kelompok untuk mengidentifikasi capaian, kendala, dan strategi memperkuat peran Bunda PAUD di masing-masing daerah.

Pada hari berikutnya, 5 November 2025, peserta Rakorda melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi, termasuk PAUD percontohan, Dapur Menu Bergizi Seimbang (MBG), dan Mall Satu Atap Layanan Publik. Mereka juga mengikuti workshop UNICEF tentang HIV/AIDS yang melibatkan KPAD NTT, POGI, DiRAI, PKBI NTT, serta para penyintas HIV.

Baca Juga :  Ketua DPRD Melarang Sungai Curah Diuruk untuk Kaplingan Perumahan 

Kegiatan Rakorda Bunda PAUD Provinsi NTT Tahun 2025 ditutup dengan refleksi dan perumusan rekomendasi hasil kunjungan, serta penutupan resmi oleh Bunda PAUD Provinsi NTT, Mindriyati Lakalena.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts