MAKASSAR – Indonesia kembali berduka dengan wafatnya Suryadharma Ali, mantan Menteri Agama RI periode 2009-2014. Beliau menghembuskan napas terakhirnya dan menghadap Sang Pencipta. Sebelumnya, ekonom senior Kwik Kian Gie juga telah berpulang ke Rahmatullah.
Sebagai jurnalis, saya memiliki kenangan tersendiri dengan Suryadharma Ali, salah satu politisi senior PPP. Pada tahun 2013, ketika beliau melakukan kunjungan kerja di Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Bantul, saya berkesempatan mewawancarainya. Saat itu, kasus yang melibatkan beliau masih hangat dibicarakan, dan kesempatan untuk mendapatkan tanggapan langsung dari beliau sangat berharga.
Wawancara tersebut memberikan pengalaman yang mendalam tentang bagaimana seorang politisi menghadapi tekanan publik dan media. Suryadharma Ali, dengan segala dinamika yang beliau hadapi, tetap menunjukkan keteguhan dan komitmennya terhadap tugas dan tanggung jawabnya sebagai Menteri Agama RI.
Kenangan ini menjadi bagian dari perjalanan karir jurnalistik saya, dan menjadi refleksi tentang bagaimana media dan politisi berinteraksi dalam situasi yang penuh tantangan.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, politikus senior PPP itu meninggal dunia pada Kamis (31/7/2025) pagi. Kabar ini dibenarkan oleh Juru Bicara PPP, Usman M Tokan, saat dihubungi oleh wartawan.
Menurut Usman, Suryadharma Ali menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan, pada pukul 04.25 WIB. Usman menyatakan, “Iya benar, Mas. Telah berpulang ke Rahmatullah, Bapak Drs. H. Suryadharma Ali pada hari ini, Kamis 31 Juli 2025 pukul 04.25 WIB.”
Profil Suryadharma Ali
Suryadharma Ali lahir di Jakarta, pada 19 September 1956, adalah seorang politikus Indonesia yang memiliki karir cemerlang di dunia politik. Berikut adalah beberapa jabatan yang pernah diembannya:
Menteri Agama Indonesia 2009-2014 Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2007-2014.






