Kefamenanu, NTT – Bantuan dana pembangunan Kapela Stasi Lansese yang diberikan Gubernur Nusa Tenggara Timur melalui Bank NTT Cabang Kefamenanu, Kamis (12/2/2026), disambut penuh rasa syukur oleh Pastor Administrator Paroki St Fransiskus Asisi Mamsena, Pater Krispianus Leo, SVD.
Pater Krispianus Leo, SVD yang akrab disapa Pater Jarot SVD menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi NTT terhadap pembangunan rumah ibadah di wilayah Paroki Mamsena, khususnya Stasi Lansese.
“Saya, Pater Krispianus Leo, SVD yang biasa disapa Pater Jarot, merasa sangat bersyukur atas bantuan dana yang diberikan oleh Bapak Gubernur NTT untuk melanjutkan pembangunan Kapela Lansese,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan Kapela Stasi Lansese telah dimulai sejak tahun 2018. Namun karena keterbatasan anggaran, pengerjaannya sempat terhenti dan baru kembali dilanjutkan pada tahun 2023.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi motivasi besar bagi umat dan panitia pembangunan untuk mempercepat proses penyelesaian kapela agar segera dapat digunakan sebagai tempat ibadah yang layak.
Sebagai Pastor Administrator Paroki St Fransiskus Asisi Mamsena, Pater Jarot juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen Bank NTT Cabang Kefamenanu yang telah menyalurkan bantuan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur NTT dan juga Bank NTT yang telah membantu kami di Paroki Mamsena, khususnya Stasi Lansese. Bantuan ini sangat berarti bagi umat,” ujarnya.
Sementara itu, Pjs Bank NTT Cabang Kefamenanu, Jorsalino Reynaldi Seran menyatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Bank NTT dalam mendukung pembangunan di daerah, termasuk pembangunan fasilitas keagamaan.
“Kami dari Bank NTT Cabang Kefamenanu merasa bangga dapat menjadi bagian dari proses pembangunan Kapela Stasi Lansese. Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program Pemerintah Provinsi NTT sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bank NTT tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Semoga bantuan ini dapat mempercepat penyelesaian pembangunan kapela dan memberikan manfaat jangka panjang bagi umat di Lansese,” tambahnya.
Keberadaan Kapela Stasi Lansese nantinya diharapkan dapat mempermudah umat dalam menjalankan kehidupan iman. Selama ini, umat di Lansese harus menempuh jarak sekitar lima kilometer menuju pusat Paroki St Fransiskus Asisi Mamsena untuk mengikuti perayaan Ekaristi dan kegiatan keagamaan lainnya.
Dengan kondisi geografis yang cukup menantang, terutama saat musim hujan, jarak tersebut menjadi kendala bagi sebagian umat, khususnya anak-anak dan lanjut usia.
Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT melalui Bank NTT, umat Paroki Mamsena optimistis pembangunan Kapela Stasi Lansese dapat segera rampung dan menjadi pusat pelayanan rohani yang lebih dekat, nyaman, dan representatif bagi masyarakat setempat.






