KEFAMENANU,- Di Desa Humusu Wini, puluhan Pemuda dari Teritori IV Klasis Timor Tengah Utara (TTU) melaksanakan Ibadah gabungan dan Pembekalan kapasitas sebagai wujud kolaborasi nyata antar jemaat dalam memperkuat peran generasi muda di Gereja dan Masyarakat.
Ibadah bersama yang digelar di Gedung Kebaktian Jemaat Paulus Wini ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi momen mempererat kebersamaan antar jemaat se-teritori Pantura dan Biboki Anleu dibawah tema Berani Berdampak (Matius 5:13‑16).
Kebersamaan ini langsung terlihat dalam kehadiran komunitas dari jemaat Ebenhezer Tuamese, Pantura, dan Biboki Anleu, serta pelayanan bersama oleh empat pendeta. Pdt. Hendrina Susanti Tamelab, Pdt. Gerson Lette, Pdt. Eyrene Liuffeto Tameno, dan Pdt. Nara Kale Moy. Setelah ibadah, sesi pembekalan menghadirkan dua materi penting.

Kepemimpinan Kristen, disampaikan oleh Pdt. Gerson, menekankan nilai integritas, kerendahan hati, dan teladan Kristus mencontoh Musa dan Yesus sebagai pemimpin yang melayani, bukan berkuasa.
Materi kedua oleh Pdt. Eyrene mengupas metode studi Alkitab, membekali pemuda dengan kemampuan analisis teks suci secara mandiri dan aplikatif.
Menurut Pdt. Eyrene, gereja memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan pemimpin masa depan. Di tengah tantangan modern seperti ketergantungan gadget, perubahan gaya hidup, dan pergeseran identitas pemuda, gereja hadir memberi penekanan pada pembentukan karakter, integritas, dan identitas Kristen.
Tahun ini, PIKAMUDA (Peningkatan Kapasitas Kaum Muda) Jemaat Paulus Wini diundangkan lebih luas dengan mengundang peserta se-Teritori IV, memperluas dampak dari tingkat jemaat ke tingkat wilayah Teritori IV.
Kolaborasi ini melambangkan semangat teritori Sinergi bukan hanya di tingkat jemaat Paulus Wini, tetapi melibatkan seluruh wilayah Pantura dan Biboki Anleu. Hal ini memperluas jaringan relasi, mempererat solidaritas rohani, sekaligus memperluas kesempatan berbagi pengalaman dan dukungan untuk pemuda se-teritori.
Ibadah dan pembekalan Kapasitas Kaum Muda oleh Teritori IV Klasis TTU bukan sekadar kegiatan rutin gereja, tapi representasi nyata sinergi gerejawi yang strategis dan visioner. Teritori IV menunjukkan contoh baik bagaimana pemuda gereja dapat diarahkan menjadi penerus rohani sekaligus penggerak perubahan sosial yang berdampak luas.
Kegiatan ibadah gabungan di Jemaat Paulus Wini, dengan tema Berani Berdampak dipimpin Pdt. Hendrina Susanti Tamelab.






