Kabupaten Malang, ZonaNusantara – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Malang menorehkan sejarah baru dengan sukses menggelar coaching clinic berskala internasional.
Agenda bergengsi ini menghadirkan pelatih profesional asal Korea Selatan, Coach Lee Jun Woo dari Universitas Gwangju.
Pelatihan bertaraf internasional tersebut diinisiasi langsung oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) TI Jawa Timur dan untuk pertama kalinya diselenggarakan di wilayah Kabupaten Malang.
Bertempat di Aula Perumahan Pondok Wisata, Jalan Komud Abd. Saleh, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, kegiatan ini diikuti dengan antusias tinggi oleh para atlet dan pelatih lokal.
Dalam sesi pelatihan ini, para peserta mendapatkan materi mendalam dan komprehensif yang dibagi ke dalam tiga kategori utama Kyorugi (Pertarungan), Poomsae Recognize, dan Poomsae Freestyle.
Kehadiran Coach Lee Jun Woo memberikan kesempatan emas bagi insan taekwondo lokal untuk menyerap ilmu secara langsung terkait teknik modern, strategi latihan terkini, serta standar pembinaan langsung dari negeri asal lahirnya olahraga taekwondo.
Ketua Pengkab TI Kabupaten Malang, Sukma Eka Wira Yudha, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan bersejarah ini. Ia menilai momentum tersebut sangat strategis untuk mendongkrak prestasi taekwondo di daerah.
“Sebagai tuan rumah, tentu kami merasa sangat bangga. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga kesempatan bagi para pelatih dan atlet kami untuk mendapatkan materi langsung dari pelatih profesional asal Korea Selatan,” ungkap Sukma Eka Wira Yudha, Senin (28/9/2026).
Sukma berharap kesempatan berharga ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan maupun prestasi atlet.
“Semoga ini bisa bermanfaat, dan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya pelatih dan atlet,” tegasnya.
Melalui coaching clinic internasional ini, Pengkab TI Kabupaten Malang optimistis dapat membakar semangat serta memicu motivasi yang kuat bagi para atlet untuk mencetak prestasi gemilang, baik di kancah regional maupun nasional ke depannya.






