Pisah di Musim Semi

Pisah Di Musim Semi
Ilustrasi

Oleh : Fraternitas timor

Bunga flamboyan bermekaran,Musim semi datang dengan keindahan.Tapi hari ini, tidak lagi berseri, Misteri bagaikan kata tanpa makna.

Musim penuh kenangan. Kau pergi, aku tinggal, Di kota yang sama, tapi berbeda jalan. Musim semi yang indah, Tidak lagi sama, tanpa cinta.

Aku mengingatmu, Di setiap bunga yang bermekaran. Aku merindukanmu, Di setiap senja yang jatuh.Tapi hari ini aku seperti melihat foto yang suram.

Kita harus berpisah. Karena jalan kita, tidak lagi sama. Aku berharap kau bahagia di mana pun kau berada.

Musim semi akan datang lagi, Bunga flamboyan akan bermekaran lagi.Tapi aku tidak tahu, apakah kita akan bertemu lagi.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Tutup Jalur Utama Bone Wajo, Brimob Bone Gerak Cepat Lakukan Evakuasi

Hari ini, kita berpisah, Di musim semi yang indah. Aku akan menyimpan kenangan, Dan merindukanmu, selamanya.

Aku cuma mengikuti arahmu Sebab dirimu telah berubah. Derap langkah mu kian menjauh. Kata-katamu samar terhempas oleh waktu. Yang pergi membawa cintamu entah ke mana.

Dikaulah Album kenanganku.

Dalam memori yang masih tersisa.

Di antara kepingan waktu.

 

Makassar 28 September 2025

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts