PLBN Motaain Jadi Sentra Inovasi Ekonomi dan Budaya Tapal Batas Lewat Program SAKTI

Plbn Motaain Jadi Sentra Inovasi Ekonomi Dan Budaya Tapal Batas Lewat Program Sakti

BELU, NTT,- Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain kini tengah bertransformasi menjadi pusat kreativitas dan produktivitas lokal lewat program PLBN SAKTI Sentra Aktivitas Kreatif Tapal Batas, yang akan diluncurkan pada 14-15 Agustus 2025.

Inisiatif ini melibatkan BNPP RI serta Pemerintah Kabupaten Belu dengan membuka akses pengelolaan aset PLBN kepada UMKM, koperasi lokal, dan pemerintah desa.

Melalui PLBN SAKTI, berbagai fasilitas seperti mini market, koperasi, lahan parkir, dan pasar lokal bukan hanya dimanfaatkan sebagai sarana administratif, tetapi menjadi ruang usaha produktif. Pengelolaan aset ini diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal serta integrasi sosial-budaya antara warga Indonesia dan Timor Leste.

“BMN yang berada di PLBN Motaain harus bisa dimanfaatkan secara maksimal sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi lokal dan integrasi sosial‑budaya,” ujar Fauzan Hasan Humas BNPP RI saat menjelaskan program.

Fokus utama adalah optimalisasi aset Barang Milik Negara (BMN) yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, dengan melibatkan masyarakat lokal langsung dalam pengelolaannya. Langkah ini sejalan dengan strategi pusat untuk memberdayakan UMKM dan koperasi desa di kawasan perbatasan.

Baca Juga :  Peringati HPN, PWI Malang Raya Ziarah Makam Para Jurnalis 

Selain aspek ekonomi, PLBN dirancang menjadi lokasi interaksi sosial budaya. Kegiatan seperti donor darah bekerjasama dengan PMI Belu, bazar UMKM, demo safety riding, hingga hiburan lokal dijadwalkan menjadi bagian dari kegiatan PLBN SAKTI. Seri acara seperti Freedom Border Run 10K serta lomba catur dan panco akan memperkuat keterlibatan komunitas lokal dan membangun citra PLBN lebih inklusif dan humanis.

Plbn Motaain Jadi Sentra Inovasi Ekonomi Dan Budaya Tapal Batas Lewat Program Sakti

Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, menyatakan bahwa fasilitas di PLBN saat ini masih belum optimal.  Sistem integrasi kendaraan asing belum aktif dan terminal barang internasional belum berfungsi penuh yang membuka peluang perbaikan untuk mendukung konektivitas ekonomi lintas batas.

“Sebagai kepala PLBN Motaain, saya sangat mendukung upaya pemerintah Indonesia dan Timor Leste dalam menjaga hubungan baik di wilayah perbatasan dan bahwa PLBN kini tidak hanya berfungsi sebagai pos lintas batas, tetapi juga berperan dalam memperkuat hubungan ekonomi, sosial, dan budaya di wilayah perbatasan,” ujar Rika.

Baca Juga :  Atlit Karate PPLP NTT Mengikuti Kejurnas PPLP Se Indonesia Di Manado

Program PLBN SAKTI akan memasukkan berbagai agenda kreatif dan sosial-ekonomi yang dirancang untuk memberdayakan komunitas lokal secara berkesinambungan.

Dengan sinergi aktif antara BNPP RI dan Pemerintah Kabupaten Belu, aset PLBN akan menjadi platform inklusif bagi pertumbuhan warga, menciptakan beranda negara yang produktif, partisipatif, dan berdaya saing lintas batas.

Dengan peluncuran PLBN SAKTI pada pertengahan Agustus 2025, PLBN Motaain tidak hanya menguatkan fungsi administratif, tetapi juga membuktikan kemampuannya menjadi pusat inovasi sosial-ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan tapal batas.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts