Polemik Dualisme Kepemilikan SMK Turen, Ribuan Siswa Diliburkan

Polemik Dualisme Kepemilikan Smk Turen, Ribuan Siswa Diliburkan

Kabupaten Malang – Polemik kepemilikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Turen antara Yayasan Pendidikan Teknologi Turen (YPTT) dengan Yayasan Pendidikan Teknologi Waskito Turen (YPTWT) semakin memanas.

Terlebih, sebelumnya pada Minggu (28/12/2025) lalu, Sekolah yang berada di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Turen, tersebut terjadi perusakan pagar yang memicu ketegangan.

Aksi itu terekam kamera pengawas (CCTV) sekolah. Dalam rekaman CCTV itu terlihat sebuah kendaraan truk yang berada di depan sekolah terlihat hendak mundur dan menabrakkan bagian belakangnya ke pagar sekolah hingga roboh.

Setelah itu, selang waktu tidak lama, sekelompok orang dengan menggunakan sepeda motor mendatangi lokasi yang menimbulkan ketegangan di lingkungan SMK Turen.

Bahkan, pada Rabu (7/1/2026) kemarin, ribuan siswa STM/SMK Turen dan SMP Bhakti menggelar Doa bersama agar polemik Dualisme, bisa segera diakhiri.

Baca Juga :  Tarian Gong Iringi Arak-Arakan Duplikat Bendera Pusaka

Usai Doa bersama, 1.600 siswa STM Turen terpaksa diliburkan lantaran situasi dinilai tidak kondusif.

Ketua YPTT Hadi Suwarno Putro saat dikonfirmasi awak media mengaku bahwa pihaknya tidak pernah mengganggu proses belajar mengajar.

“Kami hanya berada di kantor yayasan. Kami tidak pernah mengganggu kegiatan belajar mengajar, apalagi mengerahkan preman,” kata Hadi.

Hadi juga menyebut, pengelolaan kegiatan belajar sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing kepala sekolah. “Kami meminta Dinas Pendidikan turun tangan dengan memanggil seluruh pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan ini,” pinta Hadi.

Sementara, Ketua YPTWT, Ir. Mulyono, menilai akibat kejadian itu para siswa diliburkan.

“Sejak kejadian itu situasi sekolah memanas. Kehadiran orang-orang tidak dikenal membuat siswa terganggu secara psikologis, sehingga kami memutuskan meliburkan kegiatan belajar dan menggantinya dengan sistem daring,” jelas Mulyono.

Baca Juga :  Kisah Unik Pebisnis Barang Antik

YPTWT berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus perusakan pagar sekolah dan memastikan keamanan lingkungan pendidikan.

Mulyono menegaskan YPTWT merupakan penyelenggara yayasan yang sah, sementara STM Turen dan SMP Bhakti adalah lembaga pendidikan yang sah secara hukum.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts