Kota Malang – Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang memastikan layanan air minum aman dan minim gangguan selama libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Nyepi 1948 Saka serta Idul Fitri 1447 H.
Hal itu disampaikan langsung Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, saat press conference, Jumat (13/3/2026).
Pria yang akrab disapa Bogank ini menjelaskan, untuk memberikan pelayanan prima deluruh petugas disiagakan 24 jam untuk merespons cepat keluhan pelanggan.
“Jadi, seluruh aspek pelayanan, mulai dari operasional produksi, distribusi jaringan, hingga layanan pengaduan pelanggan, tetap berjalan optimal selama momen libur Lebaran,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Bogank, pihaknya telah mempersiapkan seluruh petugas dengan sistem piket siaga dan standby on call guna mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan.
“Melalui skema siaga Lebaran ini, kami memastikan seluruh lini pelayanan tetap berjalan. Mulai dari unit produksi, distribusi jaringan, hingga tim teknis lapangan telah kami siapkan dengan sistem piket dan standby on call. Jika terdapat potensi gangguan, tim kami siap bergerak cepat melakukan penanganan agar pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga,” jelasnya.
Selain kesiapan petugas di lapangan, lanjut Bogank, berbagai kanal layanan pelanggan juga dipastikan tetap aktif selama 24 jam.
“Pelanggan dapat menyampaikan laporan maupun pengaduan melalui hotline resmi serta kanal media sosial Perumda Tugu Tirta yang tetap siaga melayani masyarakat,” terangnya.
Sebab, tambah Bogank, untuk komunikasi yang responsif dengan pelanggan menjadi salah satu kunci dalam menjaga kualitas pelayanan, terutama pada momen libur panjang ketika mobilitas masyarakat cenderung meningkat.
“Kami ingin memastikan pelanggan tetap merasa tenang selama merayakan Idul Fitri. Apabila ada hal yang perlu dilaporkan, masyarakat dapat menghubungi hotline maupun media sosial resmi Tugu Tirta yang tetap aktif selama periode siaga Lebaran,” pungkasnya.
Kesiapan ini semakin menegaskan komitmen Perumda Tugu Tirta yang memberikan pelayanan prima, sembari terus berinovasi dan berprestasi. Terbaru, Perumda Tugu Tirta dinyatakan bebas dari sanksi administratif limbah B3 oleh DLH Provinsi Jawa Timur.
Perumda Tugu Tirta menjadi percontohan Penerapan Manajemen Risiko dan Pencegahan Korupsi satu–satunya BUMD di Jawa Timur.
Apalagi, Perumda Tugu Tirta juga baru mengukir sejarah dengan mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat setelah terakhir tahun 2013.
Bantuan tersebut untuk
pengembangan SPAM Sumbersareh, Merjosari dan jaringan perpipaan di wilayah Cemorokandang.






