Sensasi Drag Race Malam Hari di Bone: Hadiah Rp 235 Juta dan Adrenalin Hingga Jayapura

Sensasi Drag Race Malam Hari Di Bone: Hadiah Rp 235 Juta Dan Adrenalin Hingga Jayapura

Bone — Gemuruh mesin dan dentuman knalpot akan menorehkan sejarah baru di langit malam Indonesia Timur di Kabupaten Bone. Untuk pertama kalinya, sebuah ajang balapan digelar di malam hari di wilayah ini, melalui gelaran Kapolres Cup Drag Night yang diadakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79 kerja sama pemerintah Kabupaten Bone, IMI, DMS Otomotif Club, Sonic Speed Bone serta beberapa sponsor diantaranya PT. Amal Loponindo, Yamaha, Hasamitra, amiglow, 1818, Putra Nolling Grup, WIB, Ada Rec ID, rri Bone, 38 Racing Timing System Makassar dan sejumlah sponsor lainnya.

Tak tanggung-tanggung, minat para pecinta kecepatan pun membludak. Hingga Jumat malam (25/7/2025), tercatat sudah 517 peserta mendaftar di kategori balap roda empat, sementara 289 starter tercatat di kelas balap roda dua. Angka ini diyakini akan terus bertambah hingga detik-detik pelaksanaan pada Sabtu-Minggu, 26-27 Juli 2025.

Menariknya, event ini bukan hanya diikuti pembalap lokal Sulawesi Selatan. Peserta datang dari penjuru Indonesia Timur, bahkan hingga Jayapura di Papua, serta Samarinda di Kalimantan Timur jarak ribuan kilometer pun tak menyurutkan adrenalin mereka untuk menaklukkan lintasan Jl. Biru, Bone.

Jumat malam, panitia yang dipimpin langsung Wakapolres Bone Kompol Antonius Tutleta menggelar Technical Meeting di Jl. Jenderal Sudirman. Hadir pula tim dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk memastikan semua standar teknis dan keselamatan dipenuhi.

Kompol Antonius Tutleta menegaskan, balap malam ini bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan wujud nyata tagline “Polri untuk Masyarakat”. “Ini juga bagian dari upaya menjaga keselamatan berkendara. Daripada kebut-kebutan liar, kita sediakan wadah resmi, dengan standar keselamatan yang ditetapkan,” tegasnya.

Lintasan Jl. Biru dipilih karena dinilai lurus dan memenuhi syarat sebagai arena drag race. Dari sisi keamanan, panitia menggandeng berbagai unsur mulai dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pemadam Kebakaran hingga Dinas Kesehatan semua siap bersinergi agar gelaran ini berlangsung aman dan meriah.

Kapolres Cup Drag Night diharapkan tak hanya mencetak rekor jumlah peserta, tetapi juga menjadi momentum edukasi bagi para pecinta otomotif untuk menyalurkan hobi di jalur yang benar, aman, dan terorganisir.

Sensasi Balap Malam Hari, Total Hadiah Rp 235 Juta Siap Diperebutkan

Untuk pertama kalinya, ajang drag bike dan drag race digelar pada malam hari di Sulawesi Selatan. Tidak tanggung-tanggung, event ini memperebutkan total hadiah fantastis senilai Rp 235 juta, yang akan dibagikan kepada para juara di berbagai kategori.

Baca Juga :  Surat Telah Dikirim, Pengusaha Tambang Legal di Bone Desak Penindakan Tambang Ilegal

Pimpinan lomba, Wawan wirawan, mengungkapkan bahwa balapan malam ini dihadirkan sebagai inovasi untuk memacu adrenalin pembalap dan memanjakan penonton dengan atmosfer yang lebih menantang dan spektakuler.

“Pemilihan drag malam hari ini memang untuk memberikan sensasi berbeda. Bukan hanya untuk para rider dan driver, tapi juga penonton bisa menikmati suasana balap yang lebih menegangkan. Ini inovasi baru dalam dunia otomotif Sulawesi Selatan,” ujar Wawan.

Untuk para peraih podium tertinggi, panitia menyiapkan hadiah khusus. Juara Umum untuk kategori motor dan mobil masing-masing akan membawa pulang uang tunai Rp 10 juta.

Kategori Drag Bike: 16 Kelas Panas
Ajang ini terbagi ke dalam beberapa kelas bergengsi. Untuk drag bike, para pembalap bisa bertarung di kelas Open maupun Bracket.

Kelas Open Drag Bike:

SPORT TUNE UP 2 TAK RANGKA STANDAR S/D 155 CC

SPORT TUNE UP 2 TAK S/D 155 CC

FREE FOR ALL (FFA) S/D 350 CC OPEN

BEBEK 4 TAK TUNE UP S/D 200 CC

BEBEK 4 TAK TUNE UP S/D 200 CC SLEEP ENGINE

BEBEK 2 TAK STANDAR S/D 116 CC OPEN

MATIC TUNE UP S/D 200 CC OPEN

SPORT 2 TAK S/D 145 CC

BEBEK 2 TAK TUNE UP S/D 130 CC UNDER BONE SLEEP ENGINE

MATIC 155 CC RANGKA STANDAR

MATIC TUNE UP S/D 250 CC RANGKA STANDAR

Kelas Bracket Drag Bike:
BRACKET 8 DETIK
BRACKET 8,5 DETIK
BRACKET 9 DETIK
BRACKET 9,5 DETIK
BRACKET 10 DETIK

Kategori Drag Race: Mobil Siap Adu Kecepatan
Untuk drag race roda empat, para pembalap bisa unjuk gigi di tiga kelas utama: Modified Stock, Diesel, dan Bracket, ditambah kelas Supporting serta kelas Lokal BOSOWASI untuk pembalap lokal.

Kelas Modified Stock:

All Cars Modified Stock s/d 1000 cc
All Cars Modified Stock s/d 1300 cc
All Cars Modified Stock s/d 1500 cc
All Cars Modified Stock s/d 2000 cc

Minibus Campuran & Pick Up (RWD) s/d 1500 cc

All Cars Modified Stock s/d 1500 cc (MATIC)
Sedan Modified Stock s/d 1500 cc (Berbagasi)

Kelas Diesel:

Street Diesel s/d 2800 cc (Turbo Std)
Pro Street Diesel s/d 2700 cc (Turbo 45)

Baca Juga :  Dua Saudara, Satu Misi: Jejak Kebaikan yang Mengakar di Tengah Masyarakat

Kelas Bracket Drag Race:

Bracket 9 Detik
Bracket 10 Detik
Bracket 10,5 Detik
Bracket 11 Detik
Bracket 11,5 Detik
Bracket 12 Detik

Kelas Supporting:

OMR Brio 1200 cc
OMR Jazz 1500 cc
OMR Agya / Ayla 1200 cc

Kelas Lokal BOSOWASI:

Bracket 11 Detik
Bracket 12 Detik
Bracket 13 Detik

Dengan daftar kelas yang variatif, ajang ini diyakini akan memuaskan hasrat para penggila otomotif dari berbagai daerah. Sensasi kebut-kebutan di lintasan malam hari akan menjadi sejarah baru, sekaligus mengukir prestasi bagi pembalap-pembalap terbaik di Indonesia Timur.

“Kita ingin menjadikan event ini tonggak sejarah dan agenda tahunan. Semoga semua peserta bisa menunjukkan sportivitas dan skill terbaik mereka,” tutup Wawan.

Komisi Tekniks Hasanuddin menegaskan bahwa setiap detail lintasan disiapkan serius. “Panjang lintasan total 450 meter, jalur pacu 110 meter, sisanya untuk pengereman dan pengamanan. Besi pelindung dipasang berganti sepanjang lintasan, dikali dua untuk tiap sisi, dan dibagi lagi dengan sistem timing yang presisi,” jelasnya di sela-sela persiapan.

Ia menambahkan, jalur drag dibagi menjadi dua untuk motor dan dua untuk mobil. Kecepatan bukan main-main di kategori kencang, kendaraan bisa melesat 120 km/jam dengan waktu tempuh kurang dari 10 detik. “Karena itu, safety nomor satu. Ada kelas-kelas tertentu di mana pembalap wajib memakai perlengkapan sesuai standar nasional, terutama untuk kejurnas. Balap motor sport ini olahraga berbahaya, jadi aturan otomotif wajib diikuti,” katanya tegas.

Sementara itu, Chandra, perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI), menyampaikan rasa bangganya. “Terima kasih kepada Kapolres Bone. Atas nama olahraga otomotif, kami bangga. Puluhan tahun kami geluti balap motor dan mobil, baru kali ini di Bone ada balapan malam,” ujarnya penuh semangat.

Menurutnya, inisiasi balap malam bisa menjadi inspirasi daerah lain. Namun, Chandra juga mengingatkan pentingnya sinergi semua pihak demi keselamatan. “Kami berharap panitia betul-betul menyiapkan lalu lintas, faktor safety, hingga area parkir. Event ini harus bisa diterima masyarakat tanpa membuat lalu lintas terganggu. Kalau sukses, ini akan memicu event-event serupa ke depan,” pesannya. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts