Usung Konsep Sportainment, Malang Super Fight 2026 Siap Digelar

Usung Konsep Sportainment, Malang Super Fight 2026 Siap Digelar

Kota Malang, ZonaNusantara – Ajang kejuaraan tinju legendaris, Malang Super Fight (MSF), dipastikan kembali naik ring pada November 2026 mendatang.

Setelah vakum sejak 2019 akibat pandemi COVID-19, ajang prestisius ini bangkit melalui kolaborasi strategis antara Komisi Tinju Indonesia (KTI) Malang Raya dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Malang.

Kepastian tersebut diungkapkan dalam konferensi pers bersama Ketua KTI Malang Raya, Ade Herawanto, dan Ketua Pertina Kota Malang sekaligus anggota DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqien (Sam Anas).

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang serta para insan tinju senior.

Penyelenggaraan MSF yang telah menginjak edisi ke-27 ini dirancang bukan sekadar kompetisi prestasi, melainkan sebuah pesta olahraga rakyat.

Sam Anas menegaskan bahwa kembalinya MSF bertujuan mengembalikan kejayaan Kota Malang sebagai salah satu barometer tinju nasional.

Tradisi tinju ini melengkapi kekhasan budaya lokal di Kota Malang yang dikenal dengan istilah 5B: balbalan, benbenan, balapan, bantengan, dan bogeman (tinju).

Baca Juga :  Sukses Tanpa Sengketa, KPU Bone Tetapkan Perolehan Kursi dan Calon anggota DPRD Terpilih Pemilu 2024

“Kita ingin mengembalikan Kota Malang sebagai barometer tinju nasional. Selain melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi untuk tingkat nasional maupun internasional, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi positif bagi generasi muda agar energi mereka tersalurkan ke jalur prestasi ketimbang terlibat tawuran di jalanan,” ujar Sam Anas.

Sementara itu, Ketua KTI Malang Raya Ade Herawanto menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini akan tampil lebih segar dan kekinian dengan mengadopsi konsep sportainment (sports and entertainment).

“Di event ini, selain pertandingan tinju amatir dan profesional, juga ada konser musik, dan dance competition. Ini kolaborasi olahraga keras dan hiburan kreatif,” jelas Sam Ade.

Event MSF ke-27 juga menggandeng komunitas combat sport modern melalui kolaborasi bersama Fight For Glory untuk mengakomodasi tren kickboxing. Langkah ini sekaligus bertujuan untuk mempersiapkan para atlet menuju ajang Porprov 2027 mendatang.

Baca Juga :  Direktur Tribun Bone H. A. Asdar Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan di Unhas

Penyelenggaraan Malang Super Fight 2026 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Rangkaian acara dijadwalkan berlangsung selama dua hari pada 14–15 November 2026, berdekatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.

Kegiatan ini dikemas untuk menarik minat generasi muda secara luas, selaras dengan program pembangunan daerah ‘Ngalam Tahes’, serta masuk dalam kalender resmi Malang 1000 Event.

Sebagai langkah jangka panjang, Pertina dan KTI Malang Raya berencana memperbanyak fasilitas ring tinju berbasis sosial di tengah masyarakat.

Fasilitas ini nantinya akan dihadirkan mulai dari kawasan bawah flyover hingga perkampungan, guna menjaring talenta-talenta muda secara lebih dekat dan merata.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts