BALI – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali Zulfikar Wijaya,SE, Senin malam (9/2/2026) menyambangi umat Paroki St Yoseph Kepundung Denpasar Bali. Ia diterima Pastor Paroki St Yoseph Denpasar P.Laurentius Ketut Supryato,SVD.
Di depan ratusan umat yang sedang mengikuti kegiatan pembekalan Aksi Puasa Pembangunan (APP) kader Gerindra ini berterima kasih karena di masa reses ia berkesempatan mengunjungi gereja yang bersejarah ini.”Saya muslim tetapi saya adalah wakil rakyat tanpa memandang suku dan agama,” ujarnya.
Saat memperkenalkan diri, Zulfikar mengatakan dirinya terbiasa aktif lintas agama dan suku.”Ayah saya dari Padang dan ibu saya dari Ambon, jadi nasionalis,” ujar anggota DPRD Bali Dapil Bali 1 Kota Denpasar ini.
Dalam kunjungan ini Zulfikar tentang dana reses yang merupakan anggaran negara yang diberikan kepada anggota DPR/DPRD untuk membiayai kegiatan kunjungan kerja ke daerah pemilihan (dapil) guna menyerap, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.”Dana reses bisa dihibahkan ke lembaga atau yayasan untuk menunjang berbagai kegiatan,” ujar Zul.
Menurutnya Pengelola gereja dapat mengajukan proposal untuk mendapatkan dana hibah. Kata dia, dana hibah dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gereja.Misalnya untuk rehab bangunan gereja. Yang dapat mengajukan proposal adalah yayasan atau pengurus gereja.
Disampaikannya, paroki dapat segera mengajukan proposal pada bulan Maret tahun 2026 sehingga pada Maret 2027 bisa direalisasikan.
Pastor paroki St Yoseph P Laurentius Ketut Supryanto,SVD pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas kunjungan. Pater Ketut menyampaikan gambaran kondisi fisik bangunan gereja St. Yoseph. Bangunan yang dibangun sejak tahun. 1935 ini kondisinya sudah banyak yang rusak.
Pater Ketut menyampaikan terima kasih dan berharap di tahun berikut masih ada kesempatan untuk berkunjung lagi. Kunjungan diakhiri dengan foto bersama. (Agust G. Thuru)






