ZONANUSANTARA.COM, BONE–Kota Watampone, Kabupaten Bone, kini memiliki sebuah ikon baru yang mengagumkan, Masjid Tafaddal Bone, yang resmi diresmikan oleh Bupati Bone, Dr. H. A. Fahsar M Padjalangi, M.Si., beserta Wakil Bupati Bone, Drs. H. Ambo Dalle, M.M., dalam sebuah upacara yang mengesankan. Masjid ini diresmikan di Jl. Beringin, Kota Watampone, pada tanggal 22 September 2023.
Masjid Tafaddal ini bukanlah sekadar bangunan religius biasa. Masjid ini memiliki ciri khas yang sangat unik, yakni menyerupai Ka’bah, monumen suci di Islam. Nama “Tafaddal” sendiri diambil dari tagline Tabe Andi Fahsar-Ambo Dalle, pasangan Bupati Bone dan Wakil Bupati Bone yang memimpin kabupaten ini dalam dua periode, yaitu 2013-2018 dan 2018-2023.
Pembangunan masjid ini adalah suatu tindakan monumental yang diwariskan oleh pasangan ini. Bupati Bone, A Fahsar M Padjalangi, menjelaskan bahwa pembangunan Masjid Tafaddal adalah sebuah kenangan dan momentum yang terkait erat dengan tagline Tafa’ddal yang mereka sandang.
Dalam sambutannya, Bupati Bone berbicara tentang nilai-nilai keagamaan dan peran besar yang dimainkan oleh masjid ini dalam memperkuat hubungan di dunia dan akhirat. “Kami bangun masjid ini dengan saudara seperjuangan dengan niat ingin berteman di dunia dan bersahabat di akhirat kelak,” katanya dengan penuh semangat.
Pembangunan Masjid Tafaddal tidak hanya didukung oleh pemerintah dan warga, tetapi juga oleh berbagai donatur yang murah hati. Amir Bandu, Ilham Zainong, Bank Sulselbar, serta kerabat dekat Bupati Bone turut menyumbangkan dana untuk pembangunan masjid ini.
Bupati Bone juga berbagi bahwa selama kepemimpinannya, ia selalu mendorong pembangunan masjid sebagai tindakan beramal yang akan membawanya ke akhirat. Istri Bupati Bone juga berperan penting dalam memberikan motivasi untuk membangun masjid.
Masjid Tafaddal memiliki makna yang mendalam karena dibangun di tempat yang dulunya kumuh dan dikenal dengan sebutan “esek-esek” dan “mabuk-mabuk.” Kini, masjid ini telah mengubah citra tempat tersebut menjadi suatu tempat yang mulia. Dengan posisinya yang strategis di tengah keramaian, diharapkan masjid ini dapat menjadi tempat untuk memakmurkan masyarakat.
Pembangunan Masjid Tafaddal, yang berlangsung selama 10 bulan enam hari, telah menelan anggaran sebesar Rp2.428.320.000. Dana tersebut berasal dari berbagai sumbangan infak, sedekah, serta dukungan dari pemerintah, tokoh masyarakat, dan perbankan.
Ketua Pengurus Masjid Tafaddal, Dr. HA Sumardi Suaib MM, berharap agar semua yang telah berpartisipasi dalam pembangunan masjid ini mendapatkan balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proyek ini.
Dalam kesempatan yang sama, Maulid Nabi Muhammad SAW juga diperingati dengan penuh kekhidmatan, dan hikmah maulid disampaikan oleh Dr. KH. Amirullah Amri, M. Ag.
Masjid Tafaddal Bone adalah bukti nyata dari komitmen pemimpin dan masyarakat setempat untuk membangun monumen agama yang memperkuat nilai-nilai keimanan dan menjadikannya tempat yang istimewa bagi seluruh warga Kabupaten Bone. (*)






