Berawal dari Hobi, Eko Sabdianyo Ekspor Kelinci ke Luar Negeri

Berawal Dari Hobi, Eko Sabdianyo Ekspor Kelinci Ke Luar Negeri
Eko Sabdiyanto

 

Berawal Dari Hobi, Eko Sabdianyo Ekspor Kelinci Ke Luar Negeri
Eko Sabdiyanto

BATU, – Eko Sabdianyo (40) memiliki hobi memelihara kelinci. Bahkan bermula dari hobi inilah Dian demikian ia disapa kini mulai menggeluti bisnis kelinci.

Breeder atau peternak kelinci yang berlokasi di Jalan Kelud, Gang Punden, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu ini kini mengekspor kelinci ke sejumlah negara yakni Singapura, Thailand dan Malaysia.

“Alhamdulilah, setelah kirim ke beberapa kota, provinsi dan pulau di Indonesia kini saya di percaya breeder luar negeri untuk kirim ke Singapura, Thailand dan Malaysia,” ungkapnya kepada awak media, Kamis (18/11/2021).

Menurutnya kegemarannya terhadap kelinci, karena hewan ini memiliki berbagai bentuk, ukuran, warna, dan kepribadian yang unik sehingga mendatangkan warna tersendiri di antara hewan peliharaan lainnya.

Founder KWB Rabbitry Indonesia ini mengakui, jika dirinya sedari kecil memiliki hobi atau ketertarikan memelihara kelinci telah sejak lama.

Dian menjelaskan, beternak kelinci tidak bisa dianggap remeh atau dipandang sebelah mata, asalkan peternak tahu bagaimana cara memasarkannya seperti melalui media sosial, Facebook maupun Instagram.

“Saya fokus pada satu jenis saja, yakni Holland Lop, mulainya sejak 2014 hingga sekarang. Kalau dulu hanya kelinci lokal saja. Perwatannya pun juga cukup mudah, setiap hari hanya perlu memberi makan, minum dan membersihkan kandang,” tukas dia.

Baca Juga :  Pemuka Agama di Timor Mengadakan Pelatihan Pakan Ternak

Meski pandemi berpengaruh terhadap penjualan kelincinya, ia tetap membudidaya dan melakoninya dengan alasan hobi dengan kelinci bertelinga turun ini.

Sejak 2016, ia memang sudah melayani pemesanan hampir ke seluruh Indonesia, bahkan kini ekspor ke luar negeri namun dalam skala kecil. Adapun jenis spesies kelinci yang dikembangkan berasal dari bibit yang diimpor langsung dari sejumlah negara, seperti Eropa dan Amerika Serikat.

“Ya, jadi memang awalnya tertarik dengan jenis Holland Lop waktu liputan kontes kelinci,”ungkapnya.

Saat di singgung berapa harga kisaran untuk anakan kelinci yang siap jual, dirinya memaparkan jika per ekor kelinci Holland Lop kualitas show di hargai Rp 2,5 juta

Dikatakan kualitas kelinci di bagi tiga, pertama kualitas pet, kedua kualitas brood dan ketiga kualitas show atau kualitas terbaik yang diperuntukkan untuk kontes di seluruh Indonesia dan di luar negeri.

Meski begitu, pria jebolan diploma tiga pariwisata ini enggan menyebutkan berapa pendapatan tiap bulan jika ada kelincinya yang laku terjual.

“Kalau itu rahasia ya, karena tidak etis jika di sebutkan. Sebab, tergantung juga dengan breedernya,” tandasnya

Baca Juga :  PWI Malang Raya Bakal Hijaukan Malang

Ia juga menyayangkan banyak oknum breeder di Kota Batu yang mengawin silangkan kelincinya. Contohnya saja jenis Holland Lop dikawinkan dengan jenis Fuzzy Lop, dengan harapan anakannya keluar varian jenis Holland Lop agar dapat menjualnya dengan harga tinggi.

“Dan itu tidak boleh, karena menipu pembeli terutama orang awam yang tidak paham dengan jenis kelinci,” tegasnya.

Saat ini, lanjut Dian, Malaysia merupakan pemesan utama dengan jumlah paling besar. Menurutnya, segmentasi pasar ke negara tersebut berawal dari upaya pemasaran sejumlah peternak melalui media sosial Facebook dan Instagram.

Dian cukup bertahan dan dipercaya ekspor ke negara itu, lantaran menjamin kualitas dan kesehatan kelincinya. selain itu, dirinya juga punya modal berbahasa Inggris.

Meski telah melakukan ekspansi bisnis kelinci hingga ke Luar Negeri, Dian tetap merendah. Ia mengaku termasuk breeder yang paling belakang ekspor ke luar negeri.

Alhamdulillah, karena hasil breedingan saya dipercaya tidak ada komplain, saya juga dikenal breeder lama lewat Instagram dan Facebook,” pungkasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts