KEFAMENANU,- Komandan Kodim 1618/Timor Tengah Utara (TTU), Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., menyelenggarakan kegiatan coffee morning bersama Insan pers di Aula Kodim TTU, Rabu (6/8/2025).
Pertemuan informal ini menghadirkan awak media dari berbagai media lokal dan bertujuan memperkuat sinergi antara TNI dan media guna mendukung pembangunan daerah.
Pada kesempatan ini, Letkol Didit memaparkan dua isu strategis utama yang menjadi fokus Kodim. Ketahanan pangan dan Isu Strategis Perbatasan RI-RDTL.
Ia menyampaikan, Ketahanan pangan sejalan dengan program nasional prioritas Presiden Prabowo Subianto, di mana Kodim mendorong pengembangan lahan pangan dan peran Babinsa dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat di wilayah perbatasan.
Sedangkan Isu strategis perbatasan RI–RDTL, karena letak Kabupaten TTU yang berbatasan langsung dengan Timor Leste. Hal ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas dan kedaulatan NKRI dengan pendekatan pembangunan dan keamanan terpadu.
Dalam sambutannya, Dandim Didit secara tegas mengajak media dan TNI menyamakan persepsi dan membangun kolaborasi aktif dalam menangani berbagai tantangan di TTU.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi ruang bersama untuk berdiskusi, menyatukan pandangan, dan terus menjaga sinergitas antara Kodim dan insan pers,” ujar sosok nomor satu Makodim 1618/TTU ini.
Menurutnya, kehadiran media bukan hanya sebagai pelapor, melainkan mitra strategis yang mampu mengawal dan memperkuat dampak pembangunan daerah.
Ketua Ikatan Wartawan TTU (Intan TTU), Yuventius Abi, menyatakan. “Insan pers TTU siap mendukung setiap langkah Dandim TTU sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah,” jelas Yuventus.
Ia juga menambahkan bahwa Kodim 1618/TTU merupakan satu-satunya mitra yang konsisten menjaga komunikasi terbuka dan rutin bertemu media sebuah langkah yang patut menjadi contoh BUMD maupun lembaga pemerintahan lainnya di daerah.
Acara ini tidak hanya mempererat ikatan personal, melainkan membuka peluang konkret dalam mendukung berbagai program pembangunan di TTU.
Coffee morning antara Dandim 1618/TTU dan insan pers pada 6 Agustus 2025 membuktikan adanya komitmen kuat TNI dalam membangun sinergi dan menjalin komunikasi terbuka dengan media.
Fokus pada ketahanan pangan dan isu perbatasan mencerminkan keseriusan Kodim dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus menjaga kedaulatan daerah. Interaksi terbuka seperti ini menjadi model yang patut diikuti oleh lembaga lainnya untuk membentuk pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berdampak langsung kepada masyarakat.






