Dandim 1618/TTU Soroti Peran Keluarga Besar TNI sebagai Garda Digital dalam Menjaga Persatuan

Dandim 1618/Ttu Soroti Peran Keluarga Besar Tni Sebagai Garda Digital Dalam Menjaga Persatuan

KEFAMENANU,- Di tengah arus informasi digital yang deras dan potensi polarisasi yang tinggi, Dandim 1618/Timor Tengah Utara, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., menekankan peran krusial Keluarga Besar TNI (KBT) sebagai “penjaga moral digital” dalam mencegah disintegrasi bangsa.

Pada kegiatan Video Conference (Vicon) Komunikasi Sosial bersama KBT yang digelar Rabu (11/6) di Makodim 1618, Dandim Didit menegaskan bahwa ancaman disintegrasi kini tidak hanya datang dari wilayah fisik, tetapi juga dari ruang maya.

Menyikapi hal ini, KBT dituntut menjadi pelopor penyebaran informasi berimbang dan edukatif di media sosial dan platform digital pemerintah maupun komunitas TNI.

Kegiatan ini, yang diikuti Kasdim, perwira Kodim, hingga perwakilan organisasi internal seperti PEPABRI, LVRI, FKPPI, Persip, dan PPAD TTU, merupakan bagian dari serangkaian instrumen strategis untuk merespons visi besar Asta Cita Presiden RI dalam era digital.

Baca Juga :  Event 1618 Blayer Piala Dandim TTU Resmi Ditutup

“Pancasila bukan hanya dipajang di teks, tapi harus diimplementasikan nyata terutama dalam interaksi sosial digital,” tegas Dandim Didit.

Ia menekankan bahwa edukasi digital melalui KBT harus menyasar tiga lini: keluarga, komunitas, dan digital influencer internal, dengan tujuan menguatkan kebersamaan di tengah arus informasi yang rawan hoaks dan ujaran kebencian.

Dandim 1618/Ttu Soroti Peran Keluarga Besar Tni Sebagai Garda Digital Dalam Menjaga Persatuan

Lebih jauh, Dandim menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antargenerasi antara senior (purnawirawan) dan milenial KBT dalam menyosialisasikan nilai-nilai kebangsaan lewat media digital.

Inisiatif seperti sharing session, webinar kebangsaan, serta produksi konten positif yang diinisiasi KBT, diyakini dapat menjadi tameng efektif terhadap disintegrasi.

Langkah konkret lain yang dijalankan Kodim 1618/TTU adalah Komsos bersama berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk uji coba sinergi digital dan sosial, agar pesan Persatuan tidak hanya tersampaikan tapi juga berdampak nyata di komunitas akar rumput.

Baca Juga :  Mantan Pejabat Publik Diduga Rusak APK, Tim Pemenangan Paslon Salaf Laporkan ke Bawaslu

Dengan pendekatan ini, Kodim 1618/TTU menunjukkan bahwa di masa digital, perang mempertahankan integritas bangsa adalah tugas bersama dan Keluarga Besar TNI siap berada di garis depan menyusun narasi inklusif serta menjaga keutuhan NKRI dari ancaman perpecahan berbasis informasi.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts