80 Tahun Perguruan Sri Wedari Malang: Momentum Refleksi dan Sinergi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

80 Tahun Perguruan Sri Wedari Malang: Momentum Refleksi Dan Sinergi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

 

Kota Malang, ZonaNusantara – Perguruan Sri Wedari Kota Malang memperingati hari jadinya yang ke-80 dengan khidmat pada Senin (1/6/2026).

Momentum bersejarah delapan dekade ini dirangkaikan dengan prosesi pelepasan dan penyerahan kembali para siswa dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMK kepada orang tua masing-masing.

Acara yang digelar secara serentak tersebut menjadi ajang refleksi atas kiprah panjang Sri Wedari dalam mencetak generasi penerus bangsa di Kota Malang.

Agenda besar ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, serta jajaran pengurus yayasan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa usia 80 tahun adalah bukti nyata dari ketahanan dan konsistensi sebuah lembaga pendidikan.

Perjalanan panjang ini, menurutnya, harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

“Hari ini genap 80 tahun Sri Wedari. Ini bukan waktu yang pendek. Tentu perjalanan panjang ini menjadi bahan evaluasi atas apa yang sudah dilakukan,” ujar Wahyu.

Baca Juga :  Paslon WALI Daftar ke KPU Kota Malang Bawa 13 Dukungan Parpol

Wahyu menambahkan, Perguruan Sri Wedari telah berhasil melahirkan banyak alumni sukses yang berkarier di berbagai sektor, baik di institusi pemerintahan maupun swasta. Ke depan, ia berharap kualitas ini terus dipertahankan agar selaras dengan program unggulan Pemerintah Kota Malang.

Pemkot Malang saat ini tengah gencar mendorong program Ngalam Pinter, yang berfokus pada peningkatan derajat pendidikan daerah demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Wahyu menekankan bahwa target besar ini tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja. “Kualitas pendidikan harus menjadi tanggung jawab bersama. Kehidupan anak-anak saat ini tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga di rumah. Karena itu, sinergi antara siswa, guru, orang tua, dan pemerintah sangat diperlukan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Perguruan Sri Wedari, Made Arya Wedhantara, mengungkapkan bahwa pelaksanaan pelepasan siswa secara bersamaan ini mencerminkan kekompakan dan komitmen kuat dari seluruh unsur lembaga.

Baca Juga :  TPA Supit Urang Jadi Referensi Pengelolaan Sampah

“Penyerahan kembali murid-murid Sri Wedari ini sekaligus memperingati delapan dekade Sri Wedari. Kegiatan ini dilakukan serentak bersama TK, SD, SMP, dan SMK sebagai wujud kolaborasi dan kekompakan semua unsur,” kata Made.

Made juga mengaku bangga atas capaian para siswa yang telah menyelesaikan tahapan penting di jenjang pendidikan masing-masing. Ia berpesan agar generasi muda tidak takut bermimpi besar demi kemajuan bangsa.

Di akhir acara, apresiasi mendalam juga dialamatkan Made kepada para guru dan staf pengajar yang selama ini menjadi pilar utama lembaga.

“Kepada para tenaga pendidik, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan kasih sayang yang luar biasa kepada para siswa selama ini,” pungkasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts