Hadiri Bimteknas PKS 2026 di Jakarta, Fraksi PKS Kota Malang Siap Perkuat Layanan Konstituen

Hadiri Bimteknas Pks 2026 Di Jakarta, Fraksi Pks Kota Malang Siap Perkuat Layanan Konstituen

Jakarta, ZonaNusantara – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) bagi seluruh anggota legislatifnya di Hotel Pullman Jakarta Central Park pada 19–21 Oktober 2026.

Agenda strategis ini diikuti sekitar 1.500 hingga 1.600 wakil rakyat PKS, mulai dari tingkat DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Mengusung tema ‘Kepemimpinan yang Melayani, Kebijakan Publik yang Inovatif’, Bimteknas diselenggarakan sebagai langkah konkret partai dalam memperkuat kapasitas kader, merumuskan kebijakan publik yang solutif, serta menegaskan komitmen penerapan gaya servant leadership (kepemimpinan melayani).

Ketua Panitia sekaligus Sekretaris Jenderal DPP PKS, H. Muhammad Kholid, S.E., M.Si., menekankan pentingnya pejabat publik PKS turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Selain pembekalan kepemimpinan, para peserta juga dibekali pemahaman etika komunikasi digital dan digital mindset agar lebih bijak serta efektif dalam memanfaatkan media sosial.

Kegiatan dibuka secara resmi melalui pidato politik kebangsaan oleh Presiden PKS, Dr. H. Al Muzzammil Yusuf, M.Si.

Baca Juga :  Puisi-puisi Riessa

Dalam pidatonya, Muzzammil menegaskan komitmen partai untuk melahirkan figur pemimpin yang adaptif, berintegritas, dan solutif.

“Meski berada di dalam koalisi, PKS tetap memosisikan diri secara kritis, konstruktif, dan solutif demi kepentingan rakyat,” tegas Muzzammil.

Ada beberapa poin strategis yang disampaikan Presiden PKS dalam Bimteknas tersebut, seperti mendorong agar alokasi program besar seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengganggu anggaran pendidikan, kesehatan, serta pelayanan dasar masyarakat lainnya.

Kemudian, mengecam aksi pembakaran hutan sebagai kejahatan besar dan mengumumkan komitmen pemotongan gaji anggota legislatif PKS untuk membantu korban bencana, dan mendorong putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait isu ijazah sebagai momentum evaluasi tata kelola pemilu, serta memastikan setiap anak bangsa berhak memimpin berdasarkan integritas dan kompetensi.

Selain itu, PKS juga akanendorong pembukaan lapangan kerja bagi generasi muda, membatasi Tenaga Kerja Asing (TKA) hanya untuk keahlian khusus, mendukung kemerdekaan Palestina, serta aktif melawan peredaran narkoba dan penyebaran LGBT.

Baca Juga :  Fraksi PKB DPRD Kota Malang Pilih Abstain pada Raperda APBD 2025, Soroti 22 Persoalan Strategis

Semangat pembekalan nasional ini turut dirasakan oleh jajaran daerah, termasuk Fraksi PKS DPRD Kota Malang yang mengirimkan tujuh orang perwakilannya.

Anggota Komisi A DPRD Kota Malang dari Fraksi PKS, H. Rokhmad, S.Sos. (Ustadz Dewan Rokhmad), menyatakan bahwa keikutsertaan dalam Bimteknas ini menjadi sarana penting untuk menimba ilmu, mengasah kapasitas, serta mempererat silaturahmi antarwakil rakyat PKS se-Indonesia.

“Alhamdulillah, begitu banyak ilmu yang didapatkan dan motivasi kuat yang tertancapkan. Terjalinnya silaturahmi antarwakil rakyat PKS se-Indonesia menjadi kebahagiaan yang tak terlupakan,” ujar Rokhmad.

Melalui Bimteknas 2026 ini, PKS berharap dapat makin memperkokoh peran strategisnya di tingkat nasional maupun daerah, tidak hanya sebagai penyambung suara rakyat, tetapi juga sebagai penyedia solusi konkret dalam tata kelola pemerintahan Indonesia.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts