MOTAIN, NTT,- Kembalinya layanan penukaran uang (Money Changer) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, menjadi langkah strategis dalam mendorong Pertumbuhan Ekonomi di wilayah Perbatasan Indonesia-Timor Leste.
Layanan ini, yang dikelola oleh Bank NTT, beroperasi setiap hari Selasa bertepatan dengan hari pasar, memberikan kemudahan bagi warga dan pelintas batas dari Timor Leste untuk menukarkan mata uang asing ke Rupiah. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dan Bank Indonesia dalam mendukung program “Rupiah Berdaulat” di kawasan perbatasan.
Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, S. STP menyatakan bahwa keberadaan money changer tidak hanya memperkuat kedaulatan Rupiah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami menyambut baik kembalinya operasional money changer di PLBN Motaain. Dengan fasilitas penukaran uang yang resmi dan terpercaya, pelaku usaha dan masyarakat di sekitar PLBN Motaain dapat melakukan transaksi lintas negara dengan lebih aman dan efisien,” ujar Rika.
Selain itu, Bank NTT juga menyediakan layanan mobil kas dan ATM di Pasar Perbatasan PLBN Motaain setiap hari Selasa, dengan total nilai transaksi penukaran dolar mencapai $253.000 dalam dua bulan terakhir.

Langkah-langkah seperti penyediaan fasilitas money changer, peningkatan infrastruktur, dan penguatan regulasi perdagangan lintas batas merupakan bagian dari strategi untuk menjadikan PLBN tidak hanya sebagai pos pemeriksaan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi di wilayah perbatasan.
Dengan dukungan infrastruktur dan kebijakan yang tepat, PLBN Motaain diharapkan dapat bertransformasi menjadi pusat aktivitas ekonomi yang dinamis, memperkuat integrasi nasional, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tapal batas.






