KENDAL – Sebuah pabrik pakan ternak Silase di Lapas Terbuka telah beroperasi. Kegiatan ini diawali dengan doa bersama oleh seluruh warga binaan, petugas lapas, dan pengurus Koperasi Produsen Agro Gemilang Nusantara pada (9/7/2023).
Kalapas Terbuka Kendal, Rusdedy, mengatakan kegiatan produksi pakan ternak silase di lapas merupakan sarana pembinaan kemandirian bagi narapidana. Kegiatan ini lanjutnya telah diujicoba sebelum dioperasikan pada bulan ini.
“Para narapidana dapat mengolah limbah pertanian berupa batang dan daun jagung menjadi pakan ternak dengan metode silase,” katanya.
Kelebihan pakan ternak silase ini adalah dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama dan mengandung nutrisi yang baik untuk ternak ruminansia. Pembuatan pakan ternak silase ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan stok pakan ternak yang memadai.
Rusdedy menjelaskan beberapa pakar terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain Prof. Dr. Ir. Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetyono, M.S., M.Agr., IPU, Guru Besar dan Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (UNDIP). “Mulai dari perencanaan, kelayakan usaha, cara produksi, penggunaan teknologi, hingga pemasaran, semua dibimbing oleh Prof. Bambang.
Kegiatan produksi pakan ternak silase ini juga dapat terlaksana berkat kerjasama antara Lapas Terbuka Kendal dan Koperasi Produsen Agro Gemilang Nusantara, yang telah menjadi mitra lapas sejak tahun 2022.
Acara doa selamatan dilaksanakan dengan harapan mendapatkan keberkahan dalam usaha ini sehingga dapat memberikan manfaat yang besar kepada semua pihak, terutama kepada warga binaan. Lapas Terbuka Kendal berharap bahwa kegiatan ini akan menjadi contoh yang baik dalam upaya pembinaan narapidana dan pemanfaatan potensi limbah pertanian untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomi.
Dalam acara tersebut, suasana penuh kebersamaan terlihat dari kehadiran seluruh warga binaan, petugas lapas, dan pengurus Koperasi Produsen Agro Gemilang Nusantara. Semua pihak berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan dalam upaya rehabilitasi narapidana serta kontribusi dalam pengembangan sektor peternakan.






