
Malang,zonanusantara.com– Antrian truk pengangkut tebu di Pabrik Gula Krebet, Malang mendapat sorotan dari pengguna jalan. Setiap musim panen, antrian mengular hingga belasan kilometer.
Salah seorang pengguna jalan, Irul
mengaku kesal lantaran antrian panjang itu menyebabkan kemacetan.
“Antrian truk yang mencapai belasan kilometer ini membuat kemacetan jalan, kami pengguna jalan merasa terganggu, karena harus antri juga,” kata Irul, salah satu pengguna jalan, Senin (6/7).
Irul mengaku antrian cukup panjang terjadi pada hari Minggu kemarin. Ia memperkirakan antrian truk pengangkut tebu dari arah Balekambang yang akan masuk Pabrik Gula Krebet di Bululawang,
berjejer hingga depan SPBU Pagelaran, ya sekitar 12 kilometer.
Kasat Lantas Polres Malang, AKP Diyana Suci Listyawati mengatakan telah melakukan komunikasi dengan pihak pabrik agar menyiapkan lahan pabrik karena sudah sangat menganggu kenyamanan. Ia bahkan akan melakukan tindakan tegas dengan memberikan sanksi berupa tilang dan pencabutan Surat Pengangkutan (SP), jika kedapatan truk-truk pengangkut tebu yang masih nakal antri memakai jalan utama.
“Saya sekarang sudah kerahkan anggota untuk ke sana untuk menertibkan truk-truk. Kalau ada yang menunggu antrian di jalan utama, ya kami tilang,” jelasnya.
“Tapi kami sudah menilang beberapa truk yang over dimensi (over kapasitas). Ada puluhan yang sudah kami tilang,” tukasnya.
Diyana mengaku sejauh ini belum ada truk pengangkut tebu yang ditilang karena menganggu kelancaran pengguna jalan lain.
“Tapi kami sudah menilang beberapa truk yang over dimensi (over kapasitas). Ada puluhan yang sudah kami tilang,” tukasnya.






