KEFAMENANU,- Keikutsertaan istri-istri anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Timor Tengah Utara di World Expo 2025 di Osaka, Jepang, 12-15 Agustus 2025, merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan kebudayaan serta produk UMKM lokal ke panggung global. Partisipasi ini merupakan undangan resmi dari Bappenas, sebagai kurator Paviliun Indonesia pada ajang internasional tersebut.
Para Ketua dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) turut mendampingi Ketua Dekranasda TTU (Ibu Bupati) dalam perjalanan ini. Kehadiran mereka bukan sekadar sebagai pendamping formal, tetapi berfungsi sebagai agen promosi budaya dan ekonomi kreatif TTU mendorong visibilitas produk lokal dan memperluas jejaring pasar internasional.
Partisipasi ke Jepang ini tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TTU. Seluruh biaya pembiayaan perjalanan dan partisipasi ditanggung oleh pihak ketiga, termasuk kontribusi langsung dari pelaku UMKM yang menampilkan produknya di Pameran Internasional tersebut.
Sementara itu, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah TTU juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung UMKM lokal. Saat ini, UMKM Feotnai Matani menjadi salah satu mitra binaan IAD TTU yang konsisten mengembangkan produk unggulan daerah agar dapat bersaing di pasar global.
Secara nasional, keikutsertaan Indonesia dalam World Expo 2025 termasuk partisipasi TTU menjadi momentum penting untuk diplomasi ekonomi dan budaya.
Keikutsertaan para Istri Forkopimda TTU di Expo Osaka 2025 bukan hanya simbol diplomasi budaya, tetapi juga katalis konkret dalam memperluas jaringan, menarik perhatian global terhadap produk lokal, serta memperkuat ekonomi kreatif daerah.






