Polemik Jalan Tembus Griya Shanta Memanas, Ratusan Masyarakat Luruk PN Malang

Polemik Jalan Tembus Griya Shanta Memanas, Ratusan Masyarakat Luruk Pn Malang

Kota Malang – Ratusan Masyarakat Kota Malang, yang tergabung dalam Aliansi Pro Publik menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Malang Kelas 1A, Selasa (25/11/2025).

Aksi tersebut dilakukan bertepatan dengan agenda sidang keduanya gugatan class action yang diajukan warga terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Massa yang datang dari berbagai elemen tersebut menggelar aksi sebagai bentuk dukungan terhadap rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk membangun akses jalan tembus Griya Shanta- Simpang Candi Panggung Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru.

Para masyarakat mendatangi PN Malang dengan membawa sound sistem dan membentangkan spanduk dan banner dengan berbagai tulisan. Bahkan, ada salah satu tulisan yang berbunyi ‘Tembok Itu Penghalang Rezeki’.

Baca Juga :  SMAN 15 Bone Memuliakan Guru dalam Perayaan HGN yang Menginspirasi

Aksi unjuk rasa tersebut sempat memanas, saat kedatangan sekelompok pemuda yang hendak mengambil gambar suasana demo tersebut.

Sontak, para pendemo yang mengetahui hal itu langsung meneriaki gerombolan pemuda yang berjumlah sekitar Eman orang.

“Hoi, ojok provokasi koen (Hai, jangan provokasi kamu,” teriak salah satu pendemo terhadap gerombolan pemuda yang diketahui merupakan warga RW 12, Perumahan Griya Shanta.

Sebagai informasi, gerombolan pemuda tersebut merupakan salah satu orator penolakan pembongkaran dinding pembatas RW 12 dengan RW 9 Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, saat akan dilakukan pembongkaran oleh Satpol-PP Kota Malang pada Kamis (6/11/2025) lalu.

Related posts