KEFAMENANU,- PT Adi Citra Sentosa, Kefamenanu bersama Apotik Sumber Sehat Atambua dan The Duke of Edinburgh’s International Award (DofE IA) naungan Yayasan BPK PENABUR Jakarta, menggelar kegiatan pengobatan gratis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Benpasi pada Selasa, 27 Mei 2025.
Kegiatan ini tidak hanya menyediakan layanan kesehatan seperti pemeriksaan vital sign, pengukuran tinggi badan dan berat badan, serta konsultasi medis, tetapi juga menghadirkan sesi edukatif dan permainan interaktif bagi siswa.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran kesehatan dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Christina Angeline, alumni dari SMAK PENABUR Kota Tangerang menyatakan bahwa kegiatan ini terbuka untuk umum, tidak hanya bagi siswa dan guru SLB.
“Kami ingin melihat Indonesia bagian timur dan berbagi dengan anak-anak serta bapak ibu guru, sehingga menjadi cerita yang bisa kami bawa pulang ke Jakarta,” ujarnya.
Senada, Zefanya Aurelia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu orang tua yang mengalami kendala ekonomi dalam mengakses layanan kesehatan.
“Kami langsung membawa dokter untuk melakukan pemeriksaan karena kami melihat kesadaran kesehatan dari anak-anak masih sangat kurang,” katanya.

Plt. Kepala Sekolah SLB Benpasi, Yustina Metan Bitinberek, mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan bahwa anak-anak juga dilatih membuat rajutan busana dan tata boga.
“Kegiatan-kegiatan tersebut sangat luar biasa karena kurang lebih 3 bulan menjabat, saya mendapat perhatian dari orang-orang luar yang memiliki kepedulian dan belas kasihan terhadap SLB dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung anak-anak kami,” ujarnya.
Pimpinan Cabang Kefamenanu PT Adi Citra Sentosa, Umbu Tanggela, menjelaskan bahwa kegiatan pengobatan gratis ini merupakan program tahunan yang dilakukan setiap tahun dengan variasi sesuai anggaran dan kebutuhan masyarakat.
“Sebenarnya program ini program setiap tahun kita adakan tapi variatif disesuaikan dengan anggaran dan sekiranya berdampak bagi warga sekitar,” katanya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas daerah dan sektor dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi komunitas lokal, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah terpencil.






