BONE – Paskibra SMAN 13 Bone kembali menorehkan sejarah dengan gebrakan baru yang menggema di dunia pendidikan Sulawesi Selatan Sabtu, 11 Oktober 2025. Bekerja sama dengan para alumni dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Bone, sekolah yang dikenal disiplin dan berprestasi ini sukses menggelar Garuda Velantara Competition 2025, sebuah ajang bergengsi yang memadukan semangat kebangsaan, kreativitas, dan persaudaraan.
Mengusung tema “Tegap Langkah, Semangat Membara, Warisan Budaya Terjaga,” kegiatan ini menghadirkan nuansa berbeda dari sekadar lomba baris-berbaris. Ada LKBB Kreasi, Cerdas Cermat, dan Lomba Video Reels tingkat SMA/SMK/MA se-Sulawesi Selatan. Tak tanggung-tanggung, 40 sekolah dari berbagai daerah seperti Palopo, Luwu Timur, Enrekang, Sinjai, dan Wajo ikut ambil bagian, memperebutkan Piala Bergilir, 3 Piala Utama, dan 43 Piala Tetap.
Suasana kompetisi terasa semarak sejak pagi. Sorak semangat peserta berpadu dengan derap langkah tegap para pasukan baris-berbaris. Di tengah riuh itu, Kepala SMAN 13 Bone, Drs. Hamzah, MM, menyampaikan sambutan hangat penuh makna.
“Selamat datang kepada seluruh peserta dari luar Kabupaten Bone. Bone dikenal sebagai Bone Beradat — kaya akan budaya dan kuliner. Jadi, selama berada di sini, nikmatilah suasana Bone yang ramah, kulinernya yang lezat, termasuk kepiting khas Bone, serta objek wisatanya yang indah,” ujar Hamzah.
Menurutnya, Garuda Velantara Competition 2025 bukan sekadar ajang adu keterampilan, tetapi juga wadah membangun silaturahim antar generasi muda Sulsel.
“Dari silaturahim inilah lahir kebersamaan yang memperkuat persatuan, menjadi bingkai kokoh bagi NKRI,” tambahnya penuh semangat.
Hamzah juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya SMAN 13 Bone untuk mendidik karakter disiplin, tangguh, dan berjiwa nasionalis pada siswa. Melalui kegiatan seperti ini, peserta tak hanya diasah dalam keterampilan baris-berbaris, tetapi juga dalam hal kerja sama, kreativitas, dan sportivitas.
Tak heran, Garuda Velantara Competition 2025 disebut-sebut sebagai salah satu ajang paling bergengsi yang pernah digelar oleh SMAN 13 Bone. Kolaborasi solid antara sekolah, alumni, dan PPI Bone menjadi bukti nyata bahwa semangat Paskibra tak lekang oleh waktu.
Garuda Velantara Competition 2025 bukan sekadar kompetisi, tapi perayaan semangat muda, budaya, dan kebersamaan. Dari Bone, gema langkah tegap para Paskibra seolah menyuarakan pesan: semangat membara harus terus dijaga, karena di pundak generasi muda, tegaknya persatuan bangsa dipertaruhkan.
Asri, S.Pd, mewakili alumni Paskibra SMAN 13 Bone, menceritakan perjalanan panjang organisasi tersebut.
“Paskibra SMAN 13 Bone yang dulu dikenal sebagai Paskibra SMAN 4 Bone berdiri sejak tahun 2007. Alhamdulillah, berkat dukungan para guru pembina, eksistensinya tetap terjaga dan kini mampu melahirkan ajang besar seperti ini,” ungkapnya bangga.
Menurut Asri, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian dan rasa cinta para alumni terhadap sekolah dan generasi penerus.
Pemerintah Kabupaten Bone yang diwakili oleh Asisten I Pemkab Bone, Drs. A. Muh. Yamin AT, M.Si, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya event ini.
“Kegiatan ini luar biasa karena tidak hanya melibatkan peserta dari Bone, tetapi juga dari berbagai daerah di Sulsel. Ini menjadi tantangan tersendiri, apalagi memperebutkan Piala Bergilir,” ujar Yamin.
Ia juga menekankan pentingnya nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab yang terkandung dalam setiap kegiatan paskibra.
“Event ini bukan semata kompetisi, tapi ajang membentuk karakter, kerja sama, dan kedisiplinan. Harapan kita, organisasi Paskibra terus berkembang dan makin eksis di masa mendatang,” tambahnya.
Garuda Velantara Competition 2025 menjadi bukti nyata bahwa semangat muda, bila dikemas dengan nilai budaya dan sportivitas, mampu melahirkan kegiatan yang menginspirasi.
Paskibra SMAN 13 Bone menunjukkan bahwa barisan tegap mereka bukan hanya simbol kedisiplinan, melainkan cermin dari generasi yang siap melangkah, menjaga warisan, dan menyalakan semangat kebersamaan di tanah Bone Beradat. (*)






