Sinergi TNI-GMNI Perkuat Pendidikan dan Ketahanan

Sinergi Tni-Gmni Perkuat Pendidikan Dan Ketahanan

KEFAMENANU,- Kolaborasi antara Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E. dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kefamenanu bukan hanya sekadar membahas sarana pendidikan, melainkan menegaskan pendekatan pemberdayaan sumber daya lokal dan menumbuhkan budaya mandiri melalui pendidikan.

Dalam audiensi strategis di Makodim, Dandim Didit memaparkan inisiatif holistik mulai dari penyediaan air bersih melalui sumur bor, pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian, hingga pembangunan fasilitas pendidikan seperti pipanisasi dan WC di SDN Banu.

Ia menegaskan bahwa TNI hadir sebagai mitra pembangunan, bukan hanya penjaga keamanan.

Kolaborasi ini menjaga kesinambungan dua sektor vital pertanian sebagai sumber ekonomi lokal, dan pendidikan sebagai fondasi regenerasi di desa perbatasan.

Baca Juga :  Upacara Peringatan HUT TNI Ke-79 Tingkat Kabupaten TTU Berlangsung Khidmat

GMNI tidak hanya menyuarakan aspirasi sarana pendidikan, seperti kondisi SD di Desa Tublopo, tetapi juga mengusulkan strategi pemberdayaan melalui edukasi nilai lokal dan kebangsaan.

Sinergi Tni-Gmni Perkuat Pendidikan Dan Ketahanan

Ketua GMNI Kefamenanu, Yakobus A. Amfotis, mengatakan kehadiran mereka bertujuan untuk membawa aspirasi rakyat dan membangun rasa harapan.

Dengan pendekatan ini, GMNI berperan sebagai pengawal nilai dan budaya yang berpadu dengan strategi fisik TNI di lapangan. Pendekatan ini menekankan pengembangan potensi dalam komunitas, bukan sekadar pemberian bantuan sekali jalan.

Sinergi TNI dan GMNI di TTU menunjukkan paradigma baru pendidikan di perbatasan bukan hanya tentang bangunan, tapi tentang mengembangkan kapasitas lokal dan membangun masa depan berdaya melalui kolaborasi cerdas.

Baca Juga :  Debat Perdana BerAmal: Menyampaikan Program Lewat Bahasa Akar Rumput

Dengan fokus pada kemandirian air bersih, pertanian produktif, fasilitas layak, dan pembentukan nilai, ini adalah contoh nyata strategi pembangunan berkelanjutan di wilayah perbatasan.

Kolaborasi ini menjadi fondasi kuat untuk menjawab tantangan pendidikan sekaligus memperkuat pertahanan sosial, memperlihatkan bahwa keamanan sejati dimulai dari kualitas sumber daya manusia dan kemandirian komunitas.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts