
MALANG – Anggota DPR RI H Ali Ahmad, menargetkan 8000 vaksinasi untuk warga di Malang Raya, dengan rincian 4000 untuk Kabupaten Malang, sisanya berbagi angka dengan Kota Malang dan Batu.
Anggota Komisi IX, DPR RI yang akrab disapa Gus Ali ini mengatakan target 8000 vaksinasi yang direncanakan untuk menunjang program pemerintah pusat, dengan 1 juta vaksin dalam satu hari.
“Taget saya itu, untuk Malang Raya total 8000 dosis. Rinciannya, untuk Kabupaten 4000, Batu 2000 dan Kota 2000,” ucap Gus Ali Ahmad, saat ditemui awak media di kantor DPC PKB Kota Malang Jalan Ketapang, Kelurahan Kasin, Kota Malang, Rabu (22/9).
Gus Ali, juga memberikan apresiasi terhadap pengurus PKB Kota Malang yang telah melakukan serbuan vaksinasi dengan 1000 dosis. Politisi PKB ini memuji teknis pelaksanaan serbuan vaksinasi yang dilakukan secara merata di 57 kelurahan Kota Malang.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Malang, Fathullah mengaku siap mendorong percepatan vaksinasi dengan mengerahkan struktur partai dari tingkat DPC sampai ranting.
“Kalau memang masih bisa ada tambahan vaksin, kami akan ajak juga lansia-lansia lainnya untuk ikut vaksinasi,” tutupnya.
Sementara itu pemerintah kabupaten Malang menyediakan 5000 Dosis Vaksin bagi pelajar dan masyarakat umum. Untuk memastikan persiapannya Bupati Malang HM Sanusi bersama Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono melakukan peninjauan vaksinasi di SMKN 1 Singosari, Malang.
Peninjauan palaksanaan vaksinasi dengan total 5.000 dosis vaksin jenis Sinovac, juga diikuti oleh Wakapolres Malang Kompol Rizki Tri Putra, Kabag Ops Polres Malang Kompol I Made Prawira serta Pejabat Utama (PJU) Polres Malang.
“Kami melakukan pengecekan vaksinasi ini hanya untuk memastikan kelancaran pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar dan masyarakat umum,” kata AKBP Bagoes Wibisono.
Vaksinasi ini bertujuan untuk menambah kekebalan tubuh manusia dan diharapkan dengan dilakukan vaksin ini, masyarakat Kabupaten Malang terhindar dari Covid-19.
“Tujuannya untuk membentuk Herd Imunnity guna untuk mencegah penularan Covid-19,” jelasnya.
Bagoes Wibisono memintanya kepada masyarakat dan pelajar yang sudah mendapatkan vaksinasi untuk tetap tetap patuhi protokol kesehatan 5M.
“Kita harus tetap patuhi protokol kesehatan, 5M (memakai masker, menjauhi kerumunan, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menjaga jarak) tetap dijalankan,” terangnya.
Bagoes menambahkan apresiasi terhadap Kepala SMKN 1 Singosari beserta jajarannya, atas kesiapannya demi mensukseskan penyaluran 5.000 dosis vaksin. Sesuai rencana akan dilaksanakan dalam 2 (dua) hari, yaitu dimulai hari ini hingga Kamis (23/9) besok.






